beritalokal.my.id, Washington D.C – Gedung Putih meluncurkan situs web bertema ruang angkasa yang menggunakan narasi tentang alien untuk mempromosikan penangkapan imigran ilegal di Amerika Serikat.
Situs web yang diluncurkan pada Kamis itu menampilkan desain menyerupai pembukaan film Star Wars, dengan teks berjalan di layar berlatar animasi bintang-bintang di ruang angkasa, dikutip dari laman The Hill, Jumat (29/5/2026).
“Mereka berjalan di antara kita,” demikian tulisan pembuka pada situs tersebut. “Selama 60 tahun, pemerintah AS telah menyimpan rahasia yang dijaga ketat. Alien telah berjalan di antara kita, tinggal di lingkungan kita, dan berinteraksi dengan kita dalam kehidupan sehari-hari.”
Narasi tersebut kemudian mengarah pada isu imigrasi ilegal.
“Mereka berbelanja di toko yang sama, mengikuti kelas yang sama dengan anak-anak kita, dan menjalani kehidupan manusia yang tampak normal. Dengan satu pengecualian — mereka tidak seharusnya berada di sini,” lanjut teks itu.
Halaman tersebut juga menampilkan penghitung jumlah “pertemuan” yang diklaim terus bertambah hingga mencapai sekitar 3,1 juta pada Kamis malam.
Meski tidak dijelaskan periode waktunya secara spesifik, angka itu disebut sejalan dengan laporan Partai Republik di Departemen Keamanan Dalam Negeri AS pada September 2024 mengenai jumlah pertemuanimigrasi selama masa jabatan pertama Presiden Donald Trump.
“Presiden Trump adalah orang pertama yang menyebutkan bahaya nyata yang ditimbulkan oleh imigran ilegal bagi setiap keluarga Amerika, setiap komunitas, dan masa depan bangsa kita,” tulis situs tersebut.
Di bawah teks berjalan, situs menampilkan peta panas Amerika Serikat yang memuat statistik penangkapan imigrasi berdasarkan data Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE).
Disusun Berdasarkan Kota dan Negara Bagian
PerbesarPermasalahan imigrasi dan penduduk tanpa dokumen menjadi salah satu topik yang menjadi perhatian besar saat Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) 2024. (Stephanie Keith/Getty Images North America/Getty Images via AFP)
Pengguna dapat mencari berdasarkan kota dan negara bagian untuk melihat rincian jumlah penangkapan, negara asal para tahanan, hingga dugaan tindak kriminal atau afiliasi geng yangdengan mereka.
Situs itu juga menyediakan tautan menuju formulir pelaporan daring ICE yang memungkinkan masyarakat melaporkan apa yang disebut Gedung Putih sebagai “imigran ilegal mencurigakan.”
Sebelumnya pada Maret lalu, Gedung Putih sempat memicu spekulasi setelah diam-diam mendaftarkan nama domain Alien.gov dan Aliens.gov. Sejumlah pihak menduga domain tersebut berkaitan dengan rencana pemerintahan Trump membuka dokumenUFO dan kehidupan ekstraterestrial.
Gedung Putih kemudian menggoda peluncuran situs tersebut melalui platform X dengan video berdurasi 14 detik yang menampilkan sorotan lampu di atas pola menyerupai crop circle disertai tulisan “Loading.”
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, yang membawahi ICE serta Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan, terus meningkatkan operasi penegakan hukum imigrasi sebagai bagian dari janji kampanye Trump untuk melakukan deportasi massal terhadap imigran ilegal.
Namun, taktik agresif aparat dalam operasi tersebut menuai sorotan luas dan memicu kontroversi di berbagai wilayah AS dalam beberapa bulan terakhir.