BeritaLokal, Medan – Tim URC MIT Jatanras Polda Sumut berhasil menangkap komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas daerah yang selama ini menjadi sorotan masyarakat di wilayah Sumatera Utara. Penangkapan berlangsung dalam adegan kejar-kejaran yang dinilai dramatis, dengan pelaku nekat menabrak kendaraan polisi hingga menghindari penangkapan.
Dalam operasi ini, para pelaku memperlihatkan ketindasan mereka dengan mencoba menerobos portal perkebunan kelapa sawit. Akibatnya, dua personel tim URC MIT terluka dan satu unit mobil milik tim mengalami kerusakan parah. Meski petugas memberikan tembakan peringatan hingga menembak ban mobil pelaku, para pelaku tetap berperilaku tidak kooperatif, bahkan melakukan perlawanan yang membahayakan keselamatan petugas.
Pihak Polri akhirnya mengambil tindakan tegas dengan memaksa pelaku menyerahkan diri. Dalam proses penangkapan tersebut, para tersangka diberikan tindakan tegas terukur, hingga tiga dari lima pelaku ditetapkan sebagai tersangka utama. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh, menjelaskan bahwa penyergapan ini berawal dari dua laporan polisi yang diberikan oleh korban pada 8 Mei dan 25 Mei 2026.
Korban pertama, Konsar Lumbanraja, mengungkapkan kehilangan sepeda motor di rumahnya di Dusun XII Desa Firdaus, Sei Rampah, Serdang Bedagai. Korban kedua, Agung Devandri, mengeluh kehilangan sepeda motor dari pekarangan rumahnya di Simpang Sei Balai, Batubara. Polisi menindaklanjuti laporan tersebut dan membentuk tim URC MIT untuk mendampingi penyelidikan.
Dalam operasi penangkapan, lima tersangka yang terlibat meresahkan wilayah Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, serta Pematangsiantar. Masing-masing pelaku memiliki peran berbeda: satu sebagai otak aksi, seorang pengemudi, dan lainnya mengawasi lokasi, merental mobil operasional, hingga menyediakan tempat penyimpanan barang curian.
Barang bukti yang diamankan mencakup tiga unit sepeda motor, dua unit mobil, serta satu gunting baja. Satu unit mobil hasil kejahatan masih diperiksa di Polres Serdang Bedagai. Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh menegaskan bahwa tim URC MIT akan terus bergerak untuk memberantas curanmor dan tindak kriminal lainnya, menjaga kesejahteraan masyarakat.
Penyergapan ini menjadi contoh penekanan pihak kepolisian pada pentingnya antisipasi terhadap aksi kejahatan lintas daerah. Dengan koordinasi antar tim penyelidikan dan peralihan tugas, Polri berharap dapat meningkatkan kinerja pelayan masyarakat di Sumatera Utara.
Artikel Terkait
Yacht Rusak Cat, Miliarder Rusia Klaim Rp1,7 Triliun
27 Juli 2026
Surat Kuasa Richard Lee Dicapatakan Kasus Cacat Formal
24 Juli 2026
Keluarga Boseman Menuntut Istri atas Aset Warisan Boseman
24 Juli 2026
Amanda Manopo Tegas Akan Diam Lagi atas Penggelapan Dana
23 Juli 2026
Desta Operasi Setelah Cedera Mata di Padel
23 Juli 2026
Sarwendah Hindari Pindah Rumah, Buka Perkara Gono‑Gini
22 Juli 2026
Inara Rusli Gelar Penetapan Tersangka Dijadwalkan Pekan
19 Juli 2026
AI Keamanan Siber Lokal Bronyx Tunjukkan Kecepatan Tinggi
16 Juli 2026
Memuat komentar...