Tony Blair & Prabowo: Transformasi Digital & AI di Indonesia

BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah memulai tahapan transformasi digital yang kian mendalam dengan kunjungan Tony Blair, pendiri sekaligus Executive Chairman Tony Blair Institute for Global Change (TBI), ke Indonesia. Acara ini dilangsungkan pada 6-7 Juli 2026, di mana ia bertemu Presiden Prabowo Subianto dan jajaran menteri untuk mendiskusikan potensi penggunaan AI dalam mempercepat pemanfaatan teknologi digital di berbagai sektor prioritas.

Pembahasan fokus pada penerapan AI dalam program seperti perlindungan sosial, inklusi keuangan, kesehatan, investasi energi, dan pendidikan. Tony Blair menekankan bahwa Indonesia memiliki skala ekonomi yang kuat serta populasi muda yang siap mengadopsi teknologi, menjadi modal penting untuk memimpin transformasi digital di Asia Tenggara. “Indonesia adalah ekonomi terbesar di kawasan tersebut dan satu-satunya anggota G20 dari kawasan ini,” kata dia dalam keterangan tertulis.

Di sela itu, Tony Blair menyebut AI berpotensi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi abad ke-21 harus disertai perubahan struktur tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, dengan desain layanan berpusat pada masyarakat. “Kemajuan program uji coba digitalisasi perlindungan sosial di Banyuwangi menunjukkan capaian yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi pelayanan,” kata dia.

Selain itu, TBI menyusun rekomendasi kebijakan untuk mendorong implementasi AI di sektor strategis seperti kesehatan dan pendidikan. Kunjungan Tony Blair juga mencakup pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, serta pelaksanaan program uji coba digitalisasi perlindungan sosial di 43 kota dan kabupaten.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan TBI di Asia-Pasifik, yang bertujuan memperkuat kerja sama dalam transformasi digital dan tata kelola pemerintahan. Tony Blair menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menyusun kebijakan teknologi yang berkelanjutan, menggabungkan inovasi AI dengan visi ekonomi yang terpadu.

Dalam pertemuan di kediaman Presiden, ia juga bertukar pandangan dengan jajaran pemerintah tentang tren global AI dan potensi penggunaannya dalam meningkatkan kualitas layanan publik. TBI optimis bahwa transformasi digital Indonesia akan menjadi kunci untuk memperkuat ekonomi sekaligus mendorong keberlanjutan sosial.

Artikel Terkait

0