Flappy Coin Masuk Industri Kripto, Presale Hampir Ludes

BeritaLokal, Jakarta – Game legendaris Flappy Bird kembali menginspirasi komunitas kripto dengan lahirnya proyek aset bernama Flappy Coin. Proyek ini memanfaatkan konsep Play-to-Earn (P2E) yang terinspirasi dari permainan mobile tersebut, menambah kejutan baru bagi para pemain dan investor di dunia kripto.

Flappy Coin, yang mengadopsi elemen Flappy Bird dalam bentuk ekosistem blockchain, telah memulai presale tahap pertama dengan harga token US$ 0,00000300 atau sekitar Rp 0,05 per token (estimasi kurs Rp 17.998 per dolar AS). Harga akan naik menjadi US$ 0,00000450 atau Rp 0,08 saat memasuki tahap kedua, membuat para peserta awal berupaya mengamankan alokasi token sebelum kenaikan harga berlaku.

Proyek ini menjanjikan fitur seperti turnamen kompetitif, program penghargaan bagi komunitas, dan pengembangan ekosistem blockchain jangka panjang. Tim pengembang menyebutkan bahwa Flappy Coin tidak hanya akan memperkenalkan game Arcade yang terinspirasi dari Flappy Bird, tetapi juga berupaya menghadirkan nilai tambah untuk pemain melalui sistem P2E.

Selain itu, tim pengembang menegaskan target jangka panjangnya adalah agar Flappy Coin dapat diperdagangkan di 20 bursa kripto terbesar yang tercatat di CoinMarketCap. Namun, proses listing masih bergantung pada evaluasi dan persetujuan masing-masing bursa.

Pihak Flappy Coin juga memperkuat komunitas dengan memantau perkembangan presale secara aktif, sementara proyek ini menarik perhatian di media sosial dan forum kripto karena konsepnya yang inovatif. Pemain awal disebut terus berkomunikasi untuk membeli token sebelum harga naik.

Dengan menggabungkan elemen game lama dengan teknologi blockchain, Flappy Coin menawarkan peluang baru bagi pemain kripto untuk menghasilkan pendapatan dan berpartisipasi dalam ekosistem yang dinamis.

Artikel Terkait

0