Magang Nasional: 64% Peserta Langsung Direkrut Kerja

BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah memperkuat pengakuan program magang nasional dengan data menunjukkan bahwa 64% peserta Magang Nasional 2025 langsung direkrut kerja setelah masa magang selesai. Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, sektor keuangan menjadi bidang terbesar yang menyerap tenaga kerja baru, dengan 23% responden di bidang ini langsung diterima bekerja.

Selain itu, 30% peserta magang mendapatkan kontrak kerja dalam waktu satu minggu setelah selesai masa magang, sementara 34% belum mendapat tawaran kerja resmi meski masih ada indikasi pekerjaan. Angka ini mencerminkan keberhasilan program Magang Nasional sebagai jembatan antara pendidikan dan dunia kerja.

Program yang dijalankan sejak 2026 menargetkan 102.600 peserta dari 370.500 pendaftar, dengan 11.772 perusahaan terlibat. Mayoritas peserta (64%) langsung direkrut kerja, menunjukkan keberhasilan transisi dari pemagang menjadi karyawan efektif yang cepat-hanya memakan waktu satu pekan.

Sektor keuangan, termasuk bidang finance, mendominasi penawaran kerja, dengan 23% responden langsung diterima bekerja. Di bawahnya, sektor wholesale trade (17,9%) dan manufaktur (16,5%) turut menarik minat peserta. Wamenaker menyebutkan bahwa penghasilan peserta mencapai Rp 3,5 juta hingga Rp 6 juta, sesuai dengan upah minimum kabupaten/kota.

Program Magang Nasional diimplementasikan sebagai inisiatif strategis Presiden Prabowo Subianto untuk mengatasi angka pengangguran lulusan baru. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan, program ini bertujuan mempercepat penyerapan lulusan perguruan tinggi ke dunia kerja dengan fasilitas uang saku setara UMK.

Sementara itu, sektor akomodasi dan kesehatan juga menjadi pilihan bagi beberapa peserta, meski tidak sebesar keuangan. Data ini menunjukkan program Magang Nasional memiliki potensi besar untuk mendukung ekonomi nasional dengan mempercepat integrasi lulusan pendidikan ke dunia kerja.

Artikel Terkait

0