BeritaLokal, Shandong – Xu Peng, aktor ternama China yang dikenal lewat peran CEO karismatik dalam drama pendek vertikal (micro-drama), kini menghentikan sementara karier aktingnya dan memilih berjualan sayuran di pasar tradisional di kampung halamannya. Keputusan ini muncul setelah tawaran akting yang diterimanya terus menurun, menunjukkan pergeseran dinamika industri hiburan China yang dipengaruhi teknologi kecerdasan buatan (AI).
5W1H: Pemutusan Karier Akting dan Perubahan Profesi
Xu Peng, berusia 30 tahun, mengungkapkan bahwa sejak menyelesaikan proyek drama terakhirnya pada Maret lalu, hampir tidak ada lagi pekerjaan yang datang. Menurutnya, salah satu penyebab utama adalah pesatnya penggunaan AI dalam industri micro-drama di China, yang dinilai mampu menggantikan peran manusia secara signifikan. “Akting hanyalah sebuah pekerjaan,” kata Xu Peng, menegaskan bahwa jika tidak ada peran yang bisa dimainkan, ia akan mencari cara lain untuk mencari nafkah. Ia juga menyebutkan bahwa sejak berhenti akting, ia menghabiskan hari-harinya dengan mengantar hasil panen sayuran milik sang kakek menggunakan kendaraan listrik keluarga menuju pasar.
Dukungan Penggemar yang Memperkuat Keputusan
Meski keputusannya terdengar tidak sehat, keputusan Xu Peng mendapat banyak simpati dari para penggemarnya. Banyak orang sengaja datang ke pasar untuk membeli dagangannya atau sekadar memberikan semangat. Foto dan video sang aktor saat berjualan sayuran pun ramai beredar di media sosial, menunjukkan kemesraan antara Xu Peng dengan masyarakat sekitarnya. “Saya tidak merasa malu,” ujar Xu Peng, mengungkapkan bahwa perubahan profesi itu justru memperkuat kepercayaan dirinya. Ia menyebutkan bahwa dukungan dari penggemar menjadi motivasi utama untuk tetap bertahan di dunia bisnis.
Soal Drama AI: Perubahan Industri dan Dampak pada Pemain
Industri micro-drama China kini mengalami perubahan besar seiring berkembangnya teknologi AI. Penggunaan AI dinilai mampu memangkas biaya produksi secara signifikan, sehingga semakin banyak rumah produksi mulai beralih ke teknologi tersebut. Laporan terbaru bahkan menyebutkan bahwa dari sekitar 128.000 drama pendek yang dirilis di China pada kuartal pertama 2026, sekitar 122.000 judul diproduksi dengan bantuan AI. Kondisi ini membuat peluang kerja bagi banyak aktor, termasuk Xu Peng, ikut terdampak karena semakin sedikit produksi yang membutuhkan pemain manusia dalam jumlah besar.
Pemecatan Pemain dan Kehidupan Nyata
Sebelum vakum dari dunia hiburan, Xu Peng termasuk salah satu aktor yang cukup sibuk di industri micro-drama China. Menurut laporan HK01, pada masa puncak kariernya ia kerap menjalani syuting hingga 15 sampai 16 jam setiap hari. Namanya semakin dikenal berkat peran-perannya sebagai karakter CEO yang dominan dalam berbagai drama pendek populer, termasuk “Blood River” yang tayang pada 2025. Namun, keputusan untuk berjualan sayuran menjadi bagian dari strategi kreatifnya untuk tetap bertahan di dunia bisnis.
Artikel Terkait
Claude Opus 5: Model AI Mendekati Fable 5
27 Juli 2026
Aldi Taher Diusut Cuci Uang, Ia Pakai Humor Sabar
25 Juli 2026
Purbaya Ulangi Diskusi Pertamina: BBM Subsidi dan Teknologi
24 Juli 2026
Jasa Marga Ubah Rest Area Jadi Tujuan Perjalanan
24 Juli 2026
AI Pekerjaan Menyudutkan Lowongan Kerja di Indonesia
24 Juli 2026
Business Matching Breaks Rp 1,22 Miliar In BEC SCF 2026
24 Juli 2026
David Beckham Jadi Wajah Piala Dunia 2026 di AS
20 Juli 2026
Ray-Ban Stories Jadi Smart Glasses Terbaik
20 Juli 2026
Memuat komentar...