BeritaLokal, Jakarta – Pelemahan rupiah pada periode terkini tidak menciptakan sinyal ekonomi yang berpotensi memicu krisis seperti tahun 1997-1998, kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Menurutnya, tekanan terhadap rupiah lebih dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek yang menggerakkan nilai tukar, bukan faktor ekonomi fundamental.
“Kita tidak sedang berada di kondisi seperti 1997-1998 lagi. Fiskal kita baik, ekonominya bagus,” kata Purbaya dalam wawancara dengan media di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Dia menekankan bahwa koordinasi intensif antara pemerintah, Kementerian Keuangan, dan Bank Indonesia menjadi kunci untuk mengatasi tekanan nilai tukar.
Selain itu, isu mundurnya Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan masih beredar di kalangan wartawan. Namun, Mensesneg Prasetyo Hadi membantah rumor tersebut, menegaskan bahwa tidak ada keputusan pemerintah untuk mengganti jabatan mantan Kepala Dewan Komisioner LPS ini. “Lho siapa yang mau mengganti? Nggak ada yang mau mengganti,” kata Prasetyo di DPR RI, Sabtu (6/6/2026).
Pada dinamika pasar perhiasan emas, harga emas perhiasan di Indonesia tetap stabil meski harga batangan Logam Mulia Antam mengalami penurunan. Pada Rabu (14/1/2026), harga emas K24 di Raja Emas Indonesia mencapai Rp 2.460.000 per gram, sesuai data dari Laku Emas dan Hartadinata Abadi.
BeritaLokal, Jakarta
1. Purbaya Bantah Pelemahan Rupiah Jadi Sinyal Krisis
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan rupiah saat ini tidak mengarah pada krisis ekonomi, meski terdengar sebagai sinyal negatif. Dia menekankan bahwa kebijakan fiskal dan kondisi ekonomi Indonesia tetap stabil.
2. Fakta di Balik Rumor Mundurnya Purbaya
Isu mundurnya Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan masih menjadi bahan spekulasi di kalangan wartawan. Namun, Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tidak ada keputusan pemerintah untuk mengganti jabatan mantan Kepala Dewan Komisioner LPS ini.
3. Dinamika Harga Emas Perhiasan Hari Ini
Pasar emas perhiasan di Indonesia menunjukkan dinamika harga yang beragam, terutama pada bulan Juni 2026. Meski harga batangan Logam Mulia Antam mengalami penurunan, gerai perhiasan seperti Laku Emas dan Raja Emas Indonesia tetap menyediakan pilihan harga terjangkau berdasarkan kadar karat, merek, desain, serta biaya pembuatan.
Artikel Terkait
Nilai Rupiah Turun ke 18.070 di Tengah Geopolitik
28 Juli 2026
Prabowo Panggil KSSK Dan Danantara, Tegaskan Koordinasi Kuat
27 Juli 2026
Perampingan BUMN Lebih Dari 250 Perusahaan Lepas Akhir Juli
27 Juli 2026
BPJPH Dorong Usaha Capai Sertifikasi Halal Oke Oktober 2026
27 Juli 2026
PPATK Blokir Rekening Judi Online Ribu, Rp 1,07 Triliun
27 Juli 2026
Harga Emas Pegadaian 27 Juli 2026 Harga dan Perbandingan
27 Juli 2026
Perry Warjiyo Resignasi Gubernur BI Sempat Bawa Kejutan
27 Juli 2026
Destry Damayanti Terangkat Plt Gubernur Bank Indonesia
27 Juli 2026
Memuat komentar...