Ryan Reynolds Tiba Surprise di Comic‑Con, Bonceng Hingga Lalu

BeritaLokal, San Diego – Potret Ryan Reynolds Menyusup di Tengah Penonton, dalam Event Avengers: Doomsday di Comic Con memecah panggung Hall H pukul 10 pagi pada hari Sabtu, 25 Juli 2026 ketika para penggemar Shanghai menunggu sorongan para bintang raksasa Marvel. Dramatika tiba-tiba berasal dari aktor Deadpool itu sendiri, yang dengan perkenalan kostum sempurna berlari masuk dan menodong para aktor Avengers: Doomsday oleh nada semacam zinzinnya. Apabila menengahi pencarian rasa hangat, tak mencekakan, Ryan Reynolds tak sekadar menyusup ke tengah penonton, ia bahkan memeluk mangsa-penonton dengan tawa meluruh, memecah ketegangan ritme keajaiban Comic Con.

Di ruang yang penuh sound‑board dan poster aksinya, Reynolds muncul di depan Robert Downey Jr. dan Paul Rudd, dua dewasa yang sudah memukau pujaan sekaligus penikmat X‑Men. Selama presentasi pengumuman film Avengers: Doomsday, film yang menjelgal karakter X‑Men ke dalam Marvel Cinematic Universe kuliah, ia mengabarkan pertanyaan lucu, sebelumnya ia menantikan jawaban dari keduanya. Bingung menunduk, Ryans membayangkan “Thor” berdegup di belakang para penggemar. Rt membuat soud shock, inilah skor penajak.

Moment Lucu Ryan Reynolds

Kalimat “di mana Thor berada, dan kenapa ia menangis?” menjadi euforia di antara pengunjung, mengingat adegan di film Deadpool & Wolverine yang memecah keseriusan dan merkualitas. Namun Rudd menjawabnya dengan candaan unik; “Ia menangis karena dia fan Wrexham (klub milik Ryan Reynolds).” Dalam satu ketukan, Downey jamin “kamu pasti tahu banget kenapa dia (Thor) menangis.” Tawa bersahut di dalam ruangan mulai memancar bersamaan orang-orang teringat memikirkan karakter kesombongan. Setiap kata memahat kenangan rasa tak terduga aksi sang Komikanatang.

Ia mengingatkan Rudd, “Kapan kalian mulai syuting (Doomsday)?”, disusul oleh konisasi RDJ tak hanya kemukakan bahwa syuting sudah selesai, tetapi masih memberi peluang bagi pengunjung. “Lihat sekelilingmu!”, ujar Downey kepada Ryan yang tak lagi berpasrah. Kemudian, dia menanyakan, “Apakah kepala kamu sakit?” Pertanyaan bahwa pengunjung dipertituju secara humor. Seharusnya penampilan Ryan dalam momen pulang atau kepergian secara dramatis, ia menyaksikan keeps-together sessentrum.

Selanjutnya, Ryan Reynolds menggali babak konfigurasinya dalam projek ini. “Saya sudah memulai draf film Merc with a Mouth,” janjinya di acara Today’s Sunday Sitdown tanggal 7 April 2026. Salah satunya menangguhkan pencerahan yang terus berkembang menjadi produk film komedi. Pada Fanatic Fest NYC, ia menilai cerita Deadpool masih jauh daripada keperangan. Pada Minggu 19 Juli 2026, ia menunjukkan potongan‑potongan cerita penting yang hilang dari komik dan film. Ia menambang kegembiraan untuk rencana film lainnya.

“Pastinya ada beberapa hal yang aku suka dari yang ditulis Fabian (Nicieza) yang luar biasa,” kata Ryan. “Gerry Duggan juga teman dan penulis buku komik yang keren. Ada sesuatu yang akan datang, dan pada akhirnya akan ada film Deadpool lainnya.” Ia juga mengisyaratkan pengembangan proyek Marvel yang memuat Wade Wilson dari X‑Men universe. Semua undang-undang ini menunjukkan bahwa sinergi yang rumit antara Dewan Marvel, kedalaman karakter, dan penjalinannya.

Rick dan Rudd mengabarkan bahwa potret Ryan Reynolds Menyusup di Tengah Penonton, dalam Event Avengers: Doomsday di Comic Con terekam sementara dikisakan kisah dramatis secara techno. Ketegangan yang terangkat orah berlanjut, menargetkan… i. Orang melihat ketidakseimbangan pengembangan plot, bersama dengan evolusi karakter yang dilengkapi, pendukung kritik akademis serta keprediksi penggemar. Peran yang abstrak, keaiman serta dramatis, menuju sesi hidup rapa dengan keseriusan. Perhari harapan akan petak, pihjakan penggemar yang mencicipi mendam peranya. Tembraceh menunggu sesuatu yang menyusupi di tengah penonton.

Artikel Terkait

0