RTX Spark Diumumkan, MediaTek dan Nvidia Panaskan Pasar Laptop AI

beritalokal.my.id, Jakarta – MediaTek dan Nvidia baru saja mengumumkan kolaborasi dengan memperkenalkan platform proses Windows PC generasi baru bernama Nvidia RTX Spark.

Diungkap bertepatan dengan digelarnya Computex 2026 di Taiwan, Nvidia RTX Spark adalah kategori prosesor baru untuk PC Windows dirancang membawa kemampuan AI supercomputing ke dalam laptop tipis dan desktop berukuran ringkas.

Platform ini diklaim menggabungkan keahlian chip MediaTek dalam efisiensi daya dengan teknologi grafis Nvidia RTX.

Mengutip keterangan di situs Nvidia, Rabu (3/6/2026), Nvidia RTX ini sudah mendukung memori hingga 128GB unified memory dalam perangkat yang tetap portabel.

Rencananya, chipset hasil kolaborasi MediaTek dan Nvidia ini akan tersedia secara global pada kuartal akhir 2026.

Bukan Sekadar Laptop Biasa

Selama ini, kemampuan AI berperforma tinggi memang identik dengan server besar atau workstation mahal. Alhasil, perangkat tersebut tidak bisa dibawa ke mana-mana.

Nvidia RTX Spark merubah hal tersebut. Perusahaan menyebutkan, platform ini dirancang untuk mendukung kreator, developer, gamer, hingga pengguna harian.

Pengguna kini bisa menjalankan aplikasi AI secara lokal tanpa bergantung koneksi cloud hingga menikmati gaming dengan kualitas grafis kelas atas tanpa mengorbankan portabilitas atau daya tahan baterai.

Vince Hu, Corporate Seniur Vice President MediaTek sekaligus Head of Compute Platforms, Data Center Solutions and IoT Businesses, menegaskan ambisi besar di balik kolaborasi ini.

“Lewat peluncuran Nvidia RTX Spark ini, MediaTek dan Nvidia ingin menghadirkan kemampuan AI supercomputing lokal di perangkat PC konsumen dan perangkat portabel lainnya,” ujar Vince.

Ia menambahkan, “peluncuran ini menjadi bukti dari kolaborasi jangka panjang antara MediaTek dan Nvidia dalam menghadirkan inovasi teknologi baru ke pasar.”

Tak hanya itu, ini juga menjadi momen di mana perusahaan asal China tersebut masuk ke ekosistem PC Windows premium untuk pertama kalinya.

 

Masuk ke PC AI Premium

Selama ini MediaTek dikenal kuat di segmen Chromebook dan perangkat konsumen. Dengan NVIDIA RTX Spark, perusahaan memperluas portofolio dari Chromebook dan PC Windows biasa hingga ke kategori AI supercomputer

Ben Bajarin, CEO dan Principal Analyst Creative Strategies, menilai pergerakan ini akan mengubah peta persaingan di pasar premium Windows PC.

“Kolaborasi antara MediaTek dan NVIDIA ini tentunya akan memperluas persaingan di pasar premium Windows PC. Kombinasi efisiensi daya MediaTek dan teknologi grafis NVIDIA menghadirkan kemampuan AI lokal yang lebih mumpuni bagi developer, kreator, dan pengguna produktivitas dalam perangkat tipis dan ringan,” ujar Ben Bajarin.

“Bagi MediaTek, hal ini juga menjadi langkah strategis untuk berekspansi melampaui Chromebook menuju segmen premium dengan potensi pertumbuhan yang lebih besar,” tambahnya.

Kolaborasi yang Sudah Panjang

Kemitraan MediaTek dan NVIDIA bukan hal baru. Keduanya sudah bekerja bersama di sektor otomotif melalui platform C-X1, infrastruktur AI data center melalui NVLink Fusion, serta pada GB10 SoC. NVIDIA RTX Spark memperluas kolaborasi itu ke ranah yang paling dekat dengan konsumen sehari-hari: PC dan laptop.

Gelombang pertama laptop berbasis NVIDIA RTX Spark dijadwalkan hadir pada kuartal akhir 2026. Nama produsen dan model spesifik belum diumumkan, namun dengan nama besar di baliknya, pasar PC premium dipastikan tidak akan sama setelah ini.

Smartphone OpenAI bakal Pakai Chip MediaTek

Kabar OpenAI ingin meluncurkan smartphone pertamanya semakin santer terdengar, dengan target peluncuran HP kecerdasan buatan (AI) tersebut masuk produksi massal pada 2028.

Namun, jadwal tersebut kemungkinan bisa maju lebih awal dari target yang saat ini ramai jadi pembicaraan. Informasi ini diungkap oleh analis kenamaan, Ming-Chi Kuo.

Mengutip cuitannya di X, Selasa (5/5/2026), produksi massal HP OpenAI berpeluang dimulai paling cepat pada pada paruh pertama 2027. Kuo juga menyebutkan, perangkat tersebut bisa membawa pendekatan baru dalam cara pengguna berinteraksi dengan ponsel.

Alih-alih mengandalkan ikon aplikasi sebagai pusat aktivitas, pengguna hanya perlu menjelaskan tugas yang ingin dilakukan di ponsel OpenAI. Setelah itu, agen AI akan menjalankan proses di latar belakang.


spesifikasi HP pertama OpenAI ini, Kuo mengatakan perusahaan kemungkinan telah memilih MediaTek sebagai mitra semikonduktor utama dengan memakai chipset Dimensity 9600.

 

MediaTek Bikin Chip Khusus

Chip buatan khusus MediaTek ini disebut akan dibangun memakai proses N2P generasi berikutnya dari TSMC. Jika benar, maka besar kemungkinan chipset tersebut akan diperkenalkan dalam waktu dekan ini.

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah kemampuan kameranya. Kuo menjelaskan, ponsel ini menggunakan prosesor sinyal gambar atau image signal processor. 

Beda dari ponsel di pasara saat ini, HP OpenAI ini kemungkinan tidak hanya dipakai untuk fotografis. Perangkat ini dapat memakai pipeline HDR yang lebih baik agar sistem AI mampu memahami dan menganalisis adegan dunia nyata secara real-time. 

Berbekal kemampuan ini, kamera ponsel pun mampu membaca lingkungan sekitar pengguna, memahami konteks visual, lalu membantu pengguna mengambil keputusan atua menjalankan tugas tertentu.



error: Content is protected !!