Rindu Ndeso Buka Rumah Makan Subsidi Rp 6.500 di Depok

BeritaLokal, Jakarta – Teuku Wisnu Buka Rumah Makan, Akui Kondisi Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat Lagi Sulit, mengumumkan peluncuran restoran baru bernama Rindu Ndeso yang berada di Depok, Jawa Barat, pada hari Rabu (10 Juni 2026). Seorang aktor dan kreator konten terkenal ini, yang sekaligus berperan sebagai pengusaha multi‑eksperimen, menandai langkah barunya dengan menu prasmanan bersubsidi seharga Rp 6.500, sebuah harga yang menandai kebijaksanaan sosial di tengah kebijakan ekonomi yang serba cenderung menekan daya beli masyarakat.

Dalam siaran online dan wawancara langsung ke media, Teuku Wisnu menjelaskan alasan di balik konsep “sedekah” restoran tersebut. Ia menegaskan bahwa fluktuasi harga bahan bakar, beserta nilai tukar rupiah yang terus menurun terhadap dolar, telah menciptakan ketidakpastian bagi banyak warga. “Kita tidak bisa menonton drama ekonomi sambil menunggu mata uang termahalkan,” ujarnya, menandai komitmen brandnya untuk menanggapi kebutuhan masyarakat yang terjepit ini.

Sedekah Menu Ekonomi Seimbang

Menu di Rindu Ndeso tidak sekadar menawarkan rasa, melainkan juga merangsang daya ekonomi berkelanjutan. Porsi prasmanan yang melibatkan nasi, sayur, lalapan, sambal, dan acara sup tradisional dirancang agar setiap pengunjung mendapatkan kebahagiaan makjemak sekaligus menguatkan tenaga. Konsep “sedekah” ini tidaklah sekadar slogan; ia dilengkapi dengan kebijakan harga strategis dan sistem pembayaran fleksibel. Seluruh konsep ini mengajak Teuku Wisnu Buka Rumah Makan, Akui Kondisi Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat Lagi Sulit, menegaskan bahwa bisnis kuliner dapat menjadi solusi konkret bagi penurunan daya beli yang dialami warga Depok.

Di samping tekad sosial, Rindu Ndeso juga memperlihatkan perpaduan pengalaman Teuku Wisnu di bidang hiburan dan bisnis. Sebelumnya, ia telah menorehkan jejak di industri mode, perjalanan, emas, herbal, padel, hingga playground. Masing‑masing usaha ini memberi pelajaran tentang ketangguhan pasar, yang kini bertransisi ke dunia food & beverage. Penekanan pada kebersihan, pelayanan ramah, serta penyediaan fasilitas ibadah (masjid kecil di dalam restoran) menandai tanggung jawab sosial yang melekat pada setiap pelayanan.

Dukungan Shireen Sungkar

Sang istri, Shireen Sungkar, telah memberikan dukungan tak terhingga sejak awal. Pada tanggal 1 Mei 2026, ia menyebarkan doa dan kisah perjalanan bisnis Teuku Wisnu melalui media sosial, menyatakan bahwa mereka bersama telah menaklukkan rintangan seperti pandemi COVID‑19 yang memaksa penjualan kue menjadi basi. Pandemi membawa lebih banyak ujian, termasuk pencurian modal dan kerja sama palsu, namun mereka bertahan dengan tekad yang kuat. “Dari mulai ngumpul modal awal… hingga keluar dari pandemi, kami masih tetap bersemangat berbagi resep dan pekerjaan,” terungkapnya secara terbuka bagi para pengikut.

Dengan lebih dari 12 tahun pengalaman mengelola toko kue sekaligus startup kuliner, Teuku Wisnu memandang Rindu Ndeso sebagai langkah berikutnya yang lebih kuat dalam menciptakan lapangan kerja. Ia berharap restoran ini dapat menjadi contoh positif bagi pelaku usaha mikro dan menengah lainnya yang berjuang di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. “Semoga Allah taala berkahi dan kita dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan di masa depan,” pungkasnya, meniemparkan harapan sebagai panggilan nyata bagi komunitasnya.

Artikel Terkait

0