Mpok Atiek Bangga Cucunya Lulus UI, Kenang Momen Haru Sidang Skripsi

BeritaLokal, Jakarta – Mpok Atiek mengungkap rasa bahagia atas kelulusan cucunya, Fadil, yang menyelesaikan studi di Universitas Indonesia. Momen haru ini tak hanya menjadi cermin kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga menjadi bahan perhatian publik dalam rangkaian acara penganugerahan gelar lulusan. Sejak duduk di bangku SMP, kedekatan Fadil dengan sang nenek telah berkembang menjadi hubungan yang tak tergantung, memperkuat koneksi antara generasi tua dan muda.

Selain itu, keberhasilan Fadil menamatkan pendidikan di UI mencerminkan perjuangan dan pengabdian pribadi sang cucu. Pada sesi wawancara terbuka di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Mpok Atiek mengungkapkan rasa bangga yang tak terkira. “Ya pastinya bahagia lah ya, bahagia banget. Apalagi kuliahnya di UI, universitas yang bergengsi, bahagia banget pastinya,” ujarnya sambil tersenyum lebar. Ia menekankan bahwa Fadil tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki sikap baik dan taat beribadah.

Pada momen penting seperti sidang skripsi, Fadil terus mengajak doa dari sang nenek. “Nge-chat-nya, ‘Mi, aku kabarin besok aku mau sidang, sidang skripsi’. Terus kayak ‘doain ya semoga lancar, terus nanti bisa dilulusin sama dosennya’ gitu sih,” kata Fadil. Dalam pesan singkat itu, ia menunjukkan kepedulian terhadap proses akademiknya. Meski memiliki hubungan yang dekat, komunikasi keduanya kerap dilakukan lewat pesan WhatsApp. Mpok Atiek bersyukur karena sang cucu sangat memahami kesibukannya di dunia hiburan.

Kedekatan antara Fadil dan Mpok Atiek terjalin sejak masa SMP, saat ia masih tinggal di Kalimantan. “Mungkin baru dekatnya di umur SMP atau SMA sih. Udah mulai tinggal di sini kan, jadinya baru mulai sering ketemu Mimi, kayak gitu,” kata Fadil. Perjalanan mereka berlanjut hingga kini, dengan Fadil terus menghormati dan menikmati kehidupan sehari-hari di Jakarta.

Di mata Mpok Atiek, Fadil bukan hanya cucu yang berprestasi, tetapi juga pribadi yang sangat baik. “Iya, yang dikhawatirkan kan itu ya, pergaulannya. Insyaallah sih ini cucu yang manis, alhamdulillah. Kalau diperhatiin, salatnya juga nggak ditinggal, amin,” ucapnya. Ia menekankan bahwa keberhasilan Fadil tidak hanya terletak pada akademiknya, tapi juga dalam sikap yang positif dan taat kepada agama.

Momen haru ini juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan seseorang selalu didukung oleh dukungan dari keluarga. Mpok Atiek menegaskan bahwa rasa bangga terhadap cucunya adalah bagian dari kebahagiaan yang tak bisa dihitung. Dalam rangka memperingati momen ini, keluarga Fadil tengah mengatur acara simbolis untuk menyampaikan apresiasi kepada pihak UI serta memberi dukungan moral pada perjalanan akademik sang cucu.

Dari perspektif sosial, keberhasilan Fadil menamatkan studi di UI menjadi contoh bahwa kinerja akademik dan nilai-nilai luhur dapat berkembang seiring waktu. Mpok Atiek berharap momen ini mampu menjadi inspirasi bagi anak-anak lain dalam menghadapi tantangan pendidikan. Sebagai pemerintah, pihaknya juga terus mendukung pengembangan sistem pendidikan yang memperkuat keterlibatan keluarga dalam proses belajar.

Artikel Terkait

0