Klarifikasi Raffi Ahmad Setelah Namanya Disebut dalam Kasus Bea Cukai BlueRay Cargo

BeritaLokal, Jakarta – Raffi Ahmad kembali memperkuat klaimnya bahwa isu yang menyeret nama baiknya dalam kasus penyelundupan barang impor oleh BlueRay Cargo adalah “bola liar” tanpa dasar. Pernyataannya ini disampaikan setelah kejadian tak sengaja di New York, AS, saat ia berada di tempat umum.

Pertemuan Raffi dengan pihak BlueRay terjadi secara singkat, hanya sebatas foto di depan toko. Ia mengatakan bahwa pertemuan tersebut tidak memasuki ruang toko dan tidak ada transaksi lanjutan. “Saya keluar dari Awang Kitchen, beberapa toko di sebelahnya ada BlueRay,” kata Raffi dalam wawancara yang diunggah pada 11 Juni 2026. Foto tersebut dilihat oleh orang-orang di sekitarnya, tetapi tidak ada komunikasi lanjutan.

Pengacara Hotman Paris menegaskan bahwa tidak ada bukti yang mendukung keterlibatan Raffi dalam penyelundupan. Ia mengklaim bahwa komunikasi antara klien dan toko terputus sejak pertemuan singkat itu. “Tidak pernah terima kiriman apa pun, bahkan nama pun tidak dikenal,” ujar Hotman Paris. Raffi juga menyatakan tidak memiliki hubungan khusus dengan BlueRay dan tidak menyimpan nomor telepon pihak yang mengajaknya berfoto di New York.

Selain itu, Raffi menegaskan bahwa foto yang ia ambil hanya kebetulan, bukan bagian dari upaya penyelundupan. Ia memastikan penjelasannya bertujuan untuk meredam spekulasi masyarakat. “Saya ingin menjaga nama baik saya, jadi saya harus meluruskan narasi yang tak berdasar,” kata Raffi.

Pernyataan Raffi disambut positif oleh Hotman Paris, yang menegaskan bahwa tidak ada bukti kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan. “Saya sangat mendukung pernyataan Raffi, karena ia bersikap jujur dan tidak terlibat dalam fitnah,” kata dia.

Pernyataan Raffi menegaskan bahwa kasus ini bukan kali pertama ia diterpa kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia mengakui sebelumnya pernah disebut dalam isu keterlibatan dengan pihak tertentu, tetapi selalu menegaskan tidak ada kerentanan terhadap hal tersebut.

Sementara itu, publik masih menyusun narasi yang tidak jelas. Raffi mengajukan pertanggungjawaban untuk menjaga kepercayaan masyarakat, sementara pihak BlueRay dan Hotman Paris tetap memastikan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan kecurangan atau kerentanan terhadap Raffi.

Artikel Terkait

0