BeritaLokal, Jakarta – Film Lastri Arwah Kembang Desa menarik kesaksian dari pemain utamanya, Hana Saraswati, dalam proses syuting yang menegaskan nuansa khas era 1980-an. Sebagai aktor yang memerankan karakter Lastri-seorang wanita muda yang hancur oleh ketakutan dan kekejian-Hana menyampaikan cerita perannya melalui wawancara di Kemang, Jakarta, pada 11 Juni 2026. Film ini dirilis untuk menggambarkan kisah seorang wanita yang terjebak dalam misteri ketakutan dan kekhawatiran, dengan penampilan karakternya menciptakan kesan yang begitu mendalam.
“Ketika berkebaya putih dan rambut disanggul, rasanya seperti ada sesuatu yang menghantui tubuhku,” ujar Hana, sambil menunjukkan kebingungan saat memainkan peran Lastri. Dalam syuting, ia menyadari bahwa tampil sebagai hantu bukan sekadar penampilan visual, tapi pengalaman emosional yang terasa nyata. “Ada kesan unreal seolah-olah aku benar-benar menjadi Lastri,” katanya, menggambarkan sensasi yang muncul saat karakter itu berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
Film ini dibangun dengan memperlihatkan dua timeline: masa 1980-an dan masa kini. Hana menyatakan bahwa era tersebut menantang karena ia belum lahir, sehingga ia mengandalkan imajinasi untuk membentuk gambar Lastri. “Saya menggambarkan kebaya sebagai momen magis,” kata Hana, yang berada di lokasi syuting dengan rasa kagum terhadap peran yang diberikan. Ia memetakan hubungan Lastri dengan karakter lainnya, termasuk ketika ia meninggal dan menjadi arwah penasaran.
Sutradara Hendri Tivo menegaskan bahwa film ini menggambarkan ketakutan yang tiba-tiba melalui perasaan yang pelan-pelan masuk ke benak penonton. “Kita tidak ingin membuat kesan takut instan,” kata Tivo. Penampakan Lastri dalam film mirip dengan kisah nyata, di mana karakternya terlihat begitu hidup dan memikat hingga akhirnya menghilang.
Selain itu, Hana menyampaikan pengalaman beradu akting dengan mendiang Gary Iskak. Saat pertama kali bertemu, ia merasakan perasaan gahar dari aktor tersebut, tapi setelah obrolan, persepsi itu sirna. “Itu sebabnya saya terus menggali karakter,” kata Hana, yang kini menjadi bintang film dengan 3 juta pengikut di Instagram.
Film Lastri Arwah Kembang Desa memperlihatkan kisah seorang wanita muda yang terjebak dalam kekhawatiran dan ketakutan. Dengan penampilan yang mengejutkan dan kesan emosional yang mendalam, film ini mencoba menggambarkan bagaimana perasaan manusia bisa terpecah oleh keajaiban dan misteri.