BeritaLokal, Jakarta – Celine Dion menghabiskan momen penuh kenangan dengan mendiang Peabo Bryson, seorang musisi yang memperkenalkan seni musik pada generasi muda. Dalam kabar duka yang diterima di Jakarta, ia menunjukkan perasaan hatinya terhadap sosok yang telah memberikan pengaruh besar dalam kariernya.
Celine Dion, yang kini berusia 42 tahun, mengingat masa kejayaannya bersama Peabo Bryson saat mereka merilis lagu “Beauty and the Beast” pada 1993. Saat itu, ia baru belajar bernyanyi dalam bahasa Inggris, dan Peabo Bryson menjadi mentor yang sangat berpengaruh. Dalam sebuah wawancara di Instagram Story, Celine mengungkapkan perasaan kecewa saat mendengar kabar kematian Peabo, yang terjadi pada 2 Juni 2026 setelah mengalami stroke.
Kabar kehilangan Peabo Bryson menimpa Celine Dion dengan tajam. Ia menyebutnya sebagai “simbol nyata atas kebahagiaan dalam bermusik” dan memperlihatkan foto bersama di media sosial. Dalam unggahannya, ia menulis: “Hatiku hancur saat mendengar kita hari ini kehilangan Peabo Bryson. Suaranya yang begitu menakjubkan, sekaligus jiwanya yang begitu baik, merupakan perwujudan atas keindahan lagu dan seni pertunjukan.”
Selain Celine Dion, Vina Panduwinata, sang ibu dari Peabo Bryson, juga mengucapkan belasungkawa. Ia membagikan video penampilan Peabo di acara The 90’s Intimate pada 7 Februari 2026 lalu, saat mereka berduet. Vina menyebut Peabo sebagai “ikon musik” yang telah memberikan pengaruh besar dalam hidupnya. Dalam caption video, ia menulis: “Rest in Peace dear @peabobryson2. Salah satu moment luar biasa bersamanya di awal tahun ini, yang menjadi kenangan tidak terlupakan.”
Kabar kematian Peabo Bryson diberitakan oleh keluarga dan pihak terkait. Pernyataan dari perwakilan keluarga menyebutkan bahwa ia meninggal dunia pada pukul 17.00 ET di hari Kamis, 2 Juni 2026, dalam kondisi damai. Ia dikelilingi cinta keluarganya dan orang terdekat. Dalam pemaknaan kematian itu, Peabo Bryson diberitakan mengalami stroke pada akhir Mei 2026.
Sebagai ikon musik yang telah memperkenalkan seni pertunjukan di generasi muda, Peabo Bryson tercatat dalam sejarah musik dengan banyak karya. Ia mempersembahkan lagu-lagu seperti “Tonight, I Celebrate My Love” dan “Surat Cinta”. Dalam kesempatan ini, ia memberikan warisan yang abadi melalui lagu-lagunya, yang terus dikenang oleh para pendengar.
Kehilangan Peabo Bryson menjadi momen kritis bagi dunia musik. Mereka menghargai kontribusi besar sang musisi dalam memperkenalkan seni pertunjukan dan menyumbangkan kejayaan untuk generasi berikutnya. Dengan pernyataan dari Vina Panduwinata, ia menekankan bahwa Peabo Bryson adalah sosok yang tidak hanya dikenang sebagai artis, tetapi juga sebagai pribadi yang begitu baik.
Kabar kematian Peabo Bryson telah memicu reaksi yang mendalam di kalangan para pendengar. Dengan kehadiran di ruang publik dan karya-karya yang menggambarkan perasaan mereka, ia terus menjadi simbol dari keindahan musik dan pengalaman pribadi yang tak terlupakan.
Artikel Terkait
Abdel Achrian Kenang Momen Lucu Bersama Temon yang Pindah
21 Juli 2026
Barasuara Rilis Single ‘Sementara’ tentang Penerimaan Hidup
16 Juli 2026
Jio Jimmy Kenang Temon: Lucu Sejak Kuliah, Tak Berubah
12 Juli 2026
Temon Meninggal Dunia: Kenangan yang Tidak Terlupakan
12 Juli 2026
Lirik Lagu Akhirnya Ku Menemukanmu Milik NAFF Kembali Viral di YouTube
23 Juni 2026
Junhoe Berangkat Wamil 10 Hari Jelang Konser iKON Jakarta
28 Juli 2026
Nycta Gina Dihujani Kritik Setelah Story Kebakaran Rumah
28 Juli 2026
For Revenge Rilis Spider-Man Soundtrack Baru I Miss You
28 Juli 2026
Memuat komentar...