Bitcoin Goyang: Binance & Coinbase Berburu Solusi Krisis Harga

BeritaLokal, Jakarta – Harga Bitcoin (BTC) terus mengalami perubahan tren yang mencerminkan dinamika pasar global. Pendiri Coinbase Brian Armstrong dan pendiri Binance Changpeng Zhao mengeksplorasi kondisi kripto saat ini dalam wawancara mereka, sambil memprediksi arah harga di masa depan.

Selain itu, koreksi harga Bitcoin pada 2026 menjadi perhatian investor global. Berdasarkan data Coinmarketcap, harga BTC mencapai level tertinggi US$ 126.000 atau Rp 2,24 miliar pada Oktober 2025, yang dipicu oleh kenaikan ETF spot, adopsi institusional, dan optimisme terkait regulasi yang lebih ramah. Namun, penekanan pada perubahan arus masuk jangka pendek memengaruhi harga, dengan tren naik segera mengalami koreksi.

Analisis menunjukkan bahwa koreksi harga Bitcoin dipicu oleh faktor-faktor seperti valuasi terlalu tinggi, ketegangan geopolitik, dan sensitivitas pasar terhadap harapan suku bunga. Analis Bernstein Gautam Chhugani mengatakan, “Bitcoin cenderung siklikal, dan kenaikan arus masuk jangka pendek tidak memengaruhi tesis penyimpanan nilai jangka panjang kami.”

Dalam wawancara terpisah, Brian Armstrong menyebut bahwa harga Bitcoin sekarang berada di level rendah jika dibandingkan dengan tren masa lalu. Ia mengatakan, “Jika melihat tren masa lalu, harga akan mencapai titik terendah US$ 60.000 atau Rp 1,06 miliar.” Armstrong juga menekankan bahwa pasar kripto masih memiliki potensi untuk tumbuh dengan adanya pengembangan teknologi AI dan perusahaan yang melompati tahap pertumbuhan.

Sementara Changpeng Zhao mengatakan siklus musim dingin selalu terjadi, tetapi industri kripto terus berkembang. Ia menegaskan, “Harga Bitcoin US$ 60.000 bagi saya sangat rendah. Semua orang panik, tetapi empat tahun lalu harganya US$ 16.000.” Zhao mengharapkan lebih banyak penggunaan dan aplikasi baru untuk memperluas pasar kripto.

Meski demikian, pembeli mulai ragu karena meredaya ketegangan geopolitik dan optimisme terkait arus ETF yang mencoba naik kembali. Dalam pernyataannya, Armstrong menyebut bahwa harga Bitcoin masih bisa melanjutkan perjalanan naik jika kondisi pasar memungkinkan.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto.

error: Content is protected !!