BeritaLokal, Jakarta – Amaryllis Hadirkan Nuansa Pop dalam single terbarunya “They Call This Love” yang membuat para pendengar mengagumi perpaduan ceria dan energi upbeat yang tidak biasa bagi penyanyi muda ini. Lagu ini menempatkan Amaryllis Julietta Harsono, yang sering dipanggil Amary, di panggung musik Indonesia dengan nada jazz dan pop yang segar, sekaligus mengajak audiens untuk berani mengungkapkan perasaan. Dalam penyampaian musiknya, Amary tidak hanya melahirkan suara yang riang, tetapi juga menegaskan pesan bahwa cinta yang tulus tidak harus disembunyikan di balik rasa malu.
Setelah merilis single “I Have to Leave” dan “Ayah dan Ibu” yang menonjolkan nuansa melankolis, Amary menggelar transformasi gaya melalui “They Call This Love.” Djum yang diangkat pada 19 Juli 2026 di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, menampakkan kisah emosionalnya: seorang gadis yang merupakan “situationship” dengan seseorang yang sangat ia sukai. Ia berbagi bahwa pada masa itu, keduanya fokus pada pendidikan dan belum berkomitmen pacaran. Kata kunci lorem em inflection di sini menekankan keberanian mengekspresikan cinta, sebuah tema yang masih jarang ditemukan dalam industri pop lokal yang masih berpegang pada tradisi lirik sebelah.
Dalam proses kreatif, Amary menjalani latihan vokal intensif berkat dukungan Studio 168, tempat rekaman lagu ini berlangsung. Ia menyesatkan bahwa menyesuaikan karakter vokalnya menjadi tantangan tersendiri: melatih nada jazz yang kaya dan pop yang ringan memerlukan teknik kontrol pernapasan dan dinamika suara yang sempurna. “Saya ingin suara saya mengekspresikan perasaan dengan jelas dan memberi energi pada pendengar,” ungkap Amary, menunjukkan semangat yang sama dengan lukisan visual karya kanvasnya. Ketelitiannya dalam menyanyikan lagu ini menjadi kunci suksesnya dalam menyampaikan pesan terang.
Di balik lirik yang mengangkat pemberdayaan, Amary tidak hanya mengasah bakat bernyanyi, tapi juga menonjolkan kemampuan menarinya lewat video klip “They Call This Love.” Ia menunjukkan kecekatan gerak tangan dan ritme tubuh yang mengiringi alur musik. Rekaman klip tersebut diolah dengan warna-warna cerah, membawa gambaran romantis namun penuh ekspresi, memperkuat kesan nuansa pop yang tahan lama. Taktik visual ini memaksimalkan kemungkinan untuk menarik penonton EDM yang lebih muda berinteraksi di media sosial.
Lacir daya tarik Amary tidak terbatas pada musik. Pada usia 4 tahun, ia memenangkan ajang “KidPublish Story Writing Competition” dan berhasil menerbitkan buku berjudul Roger the Detective Rhino. Karya ini membuktikan bakat menulisnya, menampilkan kepekaan terhadap kepinginan pembaca muda. Kini, ia tengah merancang buku berikutnya bersamaan dengan adiknya, menambah repertoire kreatifnya. Prestasi ini menegaskan bahwa Amary memiliki multitasking kreatif yang dapat memanfaatkan sinergi grup musik dan media cetak.
Kebanggaan Amary juga tercermin saat ia berpartisipasi di acara amal KJRI di Los Angeles. Ia memaparkan lagu “Both Sides Now” karya Joni Mitchell sebagai bagian dari penggalangan dana untuk korban bencana di Sumatra. Rangkaian mengisi ruangan eksklusif membawa perasaan solidaritas, memupuk hubungan dengan diaspora Indonesia di Amerika dan memperbanyak jaringan. Pendekatan Amary pada pengabdian sosial menegaskan posisi artis muda yang tidak hanya mengukir karir, tapi juga mengedepankan tanggung jawab sosial.
Melihat perjalanan Amary, satu hal yang tak terelakkan adalah keterlibatan emosionalnya dalam setiap karya. “They Call This Love” menampilkan kombinasi lirik yang menggugah dan musik yang mengangkat semangat, menegaskan bahwa musik dapat menjadi jembatan antara hati dan penampilan publik. Pada saat yang sama, Amary menyolorakan peran penyanyi, penulis, dan pendukung sosial, menimbulkan sinergi multiplatform yang memajukan industri kreatif di Indonesia. Melalui semua pencapaian ini, Amary terus memperkuat keberlanjutan karirnya, menjadikan nama “Amary” tidak sekadar nyanyian, tapi juga harapan bagi bakat muda berikutnya.
Artikel Terkait
Jazz Bromo 2026 Hari Kedua Syahdu & Merdu Menggoda Pendengar
26 Juli 2026
Pasha Ungu Tolak Film Bersama Putra Karena Tak Ada Keyakinan
25 Juli 2026
Huawei MatePad Pro Max Fitur AI Revolusi Produktivitas
23 Juli 2026
Parade Spanyol Tetangkap Kritik Media Argentina
21 Juli 2026
StarBe Bersatu dengan Bloodlyne, Rilis Single ‘Could Be Us
18 Juli 2026
Piala Dunia 2026 Halftime Show Lebih Panjang
16 Juli 2026
Tiffany Young Rilis Album Perdana Solo Edge of Calm
16 Juli 2026
SEVENTEEN Resmi Perpanjang Kontrak dengan PLEDIS
14 Juli 2026
Memuat komentar...