AirTag: Batas 32 Item untuk Keamanan Data dan Fitur Baru

BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah memperkuat regulasi penggunaan teknologi keamanan perangkat Apple dengan menetapkan batasan terkait jumlah AirTag yang dapat disambungkan ke satu akun Apple. Kebijakan ini dirancang untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna dan meminimalkan risiko penyalahgunaan data pribadi, sementara menjaga kenyamanan dalam mencari barang milik. Pada saat yang sama, teknologi AirTag terus berkembang dengan fitur baru yang menawarkan kemudahan pencarian lebih akurat dan efisiensi pengelolaan barang hilang.

Batasan 32 Item: Penggunaan Terbatas untuk Meningkatkan Keamanan
Dalam kebijakan ini, jumlah maksimal AirTag yang dapat disambungkan ke satu akun Apple terbatas pada 32 item. Namun, perangkat lain seperti AirPods atau kunci mobil bisa dihitung sebagai lebih dari satu item, tergantung pada pengelolaan yang dilakukan pengguna. Misalnya, setiap set AirPods terbaru (termasuk earbuds dan wadah pengisi daya) dihitung sebagai tiga item karena masing-masing komponen memiliki fungsi berbeda. Batasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengguna tidak mengelola lebih banyak item daripada yang sebenarnya diperlukan, sehingga mengurangi risiko kebocoran data atau penyalahgunaan perangkat.

Kebijakan Tambahan: Penghapusan Item Tidak Dibutuhkan
Untuk memastikan efisiensi penggunaan, pengguna diminta untuk menghapus item yang tidak diperlukan dari daftar AirTag. Proses ini bisa dilakukan secara manual melalui aplikasi Find My atau otomatis saat perangkat diaktifkan. Dengan demikian, pengguna dapat menyesuaikan jumlah item yang terlibat dalam pencarian barang hilang sesuai kebutuhan mereka. Sistem ini juga memungkinkan pengguna untuk mengatur kembali daftar item setelah mencapai batas maksimal, sehingga menjaga keseimbangan antara keamanan dan kemudahan akses.

Fitur Kebijakan Baru: Penghapusan Item Tidak Dibutuhkan
Selain batasan jumlah item, pihak Apple juga memperkenalkan fitur penghapusan item yang tidak diperlukan. Dengan demikian, pengguna dapat mengelola daftar AirTag secara terstruktur, baik untuk keperluan pencarian barang maupun pengaturan akun. Kebijakan ini diharapkan akan meminimalkan kesalahan dalam pengelolaan perangkat dan mencegah penyalahgunaan data pribadi.

Cara Memanfaatkan AirTag: Dari Pengguna Sederhana hingga Pemula
Pengguna dapat menyambungkan AirTag ke akun Apple melalui dua cara utama. Pertama, perangkat ini diaktifkan secara otomatis saat dekat dengan iPhone atau iPad, memudahkan pengguna untuk mengelola daftar item tanpa harus mengatur langkah-langkah manual. Kedua, pengguna dapat menambahkan perangkat melalui aplikasi Find My, yang juga mendukung pencarian barang dari merek lain seperti Samsung atau Sony. Fitur ini tidak hanya memperluas kemampuan pencarian tetapi juga meningkatkan keandalan sistem, terutama di lingkungan yang lebih kompleks.

Kebijakan Baru: Penghapusan Item Tidak Dibutuhkan
Pengguna diberi kesempatan untuk menghapus item yang tidak diperlukan dari daftar AirTag. Proses ini bisa dilakukan secara manual melalui aplikasi Find My atau otomatis saat perangkat diaktifkan. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengguna tidak mengelola lebih banyak item daripada yang sebenarnya diperlukan, sehingga mengurangi risiko kebocoran data atau penyalahgunaan perangkat.

Kemajuan Teknologi: Fitur Precision Finding dan Bluetooth Baru
AirTag generasi kedua diluncurkan pada Januari 2026 dengan fitur Precision Finding yang lebih akurat. Dengan chip Ultra Wideband terbaru, perangkat ini dapat mencari barang jarak 50% dari model sebelumnya. Selain itu, Bluetooth diperbarui untuk memungkinkan deteksi AirTag dari jarak lebih jauh, meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam pencarian. Fitur Share Item Location juga ditambahkan, memungkinkan pengguna membagikan lokasi barang hilang kepada maskapai bandara atau organisasi pihak ketiga.

Kebijakan Tambahan: Penghapusan Item Tidak Dibutuhkan
Untuk menjaga keamanan data, pengguna diberi kesempatan untuk menghapus item yang tidak diperlukan dari daftar AirTag. Proses ini bisa dilakukan secara manual melalui aplikasi Find My atau otomatis saat perangkat diaktifkan. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengguna tidak mengelola lebih banyak item daripada yang sebenarnya diperlukan, sehingga mengurangi risiko kebocoran data atau penyalahgunaan perangkat.

Artikel Terkait

0