BeritaLokal, Jakarta – Harga pangan di pasar tradisional dan eceran terus mengalami perubahan harga pada Sabtu (20/6/2026). Dalam keterangan dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, data terkini menunjukkan variasi harga berbagai komoditas utama di luar kota Jakarta.
Selain cabai rawit merah yang mencapai Rp 76.300 per kilogram, harga telur ayam ras juga naik ke Rp 29.950 per kg di pasar tradisional. Sementara itu, bawang merah dan putih harganya masing-masing Rp 53.650 dan Rp 41.100 per kg. Pada tingkat pedagang eceran, harga beras kualitas bawah mencapai Rp 14.650/kg, sedangkan beras premium kualitas super II dijual seharga Rp 17.100/kg.
Kenaikan harga pangan terutama pada cabai rawit merah dan beras premium menjadi isu yang menarik perhatian pasar. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengusulkan program Beraskita Premium untuk stabilisasi harga beras premium. Ia menyebutkan bahwa program ini bertujuan memperkuat kesuksesan SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dalam mencegah kenaikan harga pangan yang terus berlanjut.
“Kami hanya mengusulkan program Beraskita Premium. Jadi beras premium lagi agak naik, supaya menstabilisasi beras premium, Beraskita premium harus ada,” kata Rizal di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Program ini akan dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 14.900/kg, sementara beras SPHP Bulog dijual dengan harga Rp 12.500/kg.
Rizal memastikan bahwa pelaksanaan program masih dalam proses pendekatan dengan Menko Pangan Zulkifli Hasan. Ia menegaskan harapan untuk menjaga stabilitas harga pangan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan bahan pangan utama.
Kenaikan harga cabai rawit merah dan beras premium mencerminkan perubahan pasokan dan permintaan di pasar. Dalam pengamatan terkini, kenaikan harga beras kualitas medium I mencapai Rp 16.300/kg, sementara beras kualitas super II berada di level Rp 17.100/kg. Selain itu, daging sapi kualitas I harganya mencapai Rp 149.300/kg, sedangkan daging ayam ras segar dijual seharga Rp 37.100/kg.
Pengamat pangan mengatakan bahwa kenaikan harga pangan terutama pada cabai rawit merah dan beras premium menjadi isu yang perlu mendapat perhatian lebih serius. Program Beraskita Premium, jika diterapkan secara sistematis, dapat menjadi solusi efektif untuk menjaga stabilitas harga di tengah kenaikan permintaan terhadap komoditas pangan.