Konflik Timur Tengah Mereda, Harga Emas Justru Melesat

BeritaLokal, Jakarta – Konflik Timur Tengah Mereda, Harga Emas Justru Melesat

Harga emas dunia menguat pada perdagangan Selasa (Rabu waktu Jakarta) seiring meredanya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (The Fed). Fenomena ini dipicu oleh kesepakatan sementara antara AS dan Iran, yang mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dan menekan risiko inflasi.

Kesepakatan tersebut mengurangi kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga The Fed pada akhir tahun ini, meski ekspektasi pasar masih berada di level 70% sebelumnya. Dengan adanya gencaran senjata yang diperpanjang hingga 60 hari tambahan, harga emas melonjak 0,8% menjadi US$ 4.338,97 per ons troi, sementara kontrak berjangka AS ditutup menguat 0,1% ke level US$ 4.354,40 per ons.

Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, menekankan bahwa kesepakatan antara negara-negara tersebut menjadi faktor utama dalam kenaikan harga emas dua sesi terakhir. Menurutnya, penurunan ekspektasi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada Desember turun dari 70% ke 58%, serta melemah harga energi, membantu memperkuat sentimen positif pasar.

Harga minyak mentah Brent mencapai level terendah sejak awal Maret setelah mengalami anjlok hampir 5%. Dalam perayaan keberhasilan kesepakatan damai sementara, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed berubah menjadi lebih rendah. Pertemuan bank sentral dunia, termasuk keputusan The Fed diumumkan Rabu, menjadi fokus utama karena merupakan pertemuan pertama under kepemimpinan Ketua baru, Kevin Warsh.

Selain emas, logam mulia lainnya juga mengalami kenaikan. Perak spot naik 0,7% ke US$ 70,51 per ons troi, sementara platinum melonjak 2,7% menjadi US$ 1.812,76 per ons, dan paladium menguat 0,9% ke US$ 1.360,75 per ons.

Kesepakatan antar negara tersebut menunjukkan bahwa krisis geopolitik masih memiliki dampak jangka panjang terhadap pasar aset. Meski demikian, penguatan harga emas menjadi indikasi bahwa investor tetap memperhatikan dinamika global yang terus berubah.

error: Content is protected !!