Kedubes Iran di Jakarta Sebut Serangan ke Israel sebagai Hak Bela Diri

Iran juga menuding Amerika Serikat bertanggung jawab atas berbagai pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Israel.

PerbesarDuta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi pada Kamis (22/1/2026) di Jakarta, menyebut pemberitaan media asing telah menciptakan persepsi keliru di tingkat internasional dan berpotensi menyesatkan opini publik. (Dok./Teddy Tri Setio Berty)

, Jakarta – Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia menyatakan serangan yang dilancarkan Angkatan Bersenjata Iran terhadap sejumlah sasaran militer di wilayah utara Israel pada Minggu (7/6) merupakan tindakan bela diri yang dilakukan sesuai dengan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam pernyataan resminya, Kedutaan Besar Iran menyebut serangan tersebut dilakukan setelah adanya pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata yang disepakati pada 8 April 2026, serta berlanjutnya aksi militer Israel terhadap Lebanon dan Iran.

Iran juga menuduh Israel, yang dalam pernyataan tersebut disebut sebagai “rezim Zionis”, bekerja sama dengan militer Amerika Serikat dalam serangan terhadap kapal-kapal dan sejumlah target Iran di wilayah selatan negara itu selama dua pekan terakhir.

“Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran pada Minggu malam, 7 Juni 2026, dalam pelaksanaan hak inheren untuk membela diri sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, telah menyerang sejumlah sasaran militer di wilayah utara Palestina yang diduduki,” demikian pernyataan Kedutaan Besar Iran yang diterima pada Senin (8/6/2026).

Dalam keterangan yang sama, Iran menegaskan gencatan senjata di Lebanon merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesepakatan gencatan senjata yang dicapai pada April lalu.

Teheran juga menuding Amerika Serikat bertanggung jawab atas berbagai pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Israel serta konsekuensi yang ditimbulkannya, termasuk meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Menurut Iran, dukungan Washington terhadap Israel menjadikan Amerika Serikat memiliki tanggung jawab langsung atas perkembangan situasi keamanan yang terjadi saat ini.

Kedutaan Besar Iran menegaskan negaranya akan terus mempertahankan keamanan dan kepentingan nasionalnya serta memperingatkan bahwa setiap tindakan militer Israel terhadap Lebanon maupun Iran akan mendapat respons yang lebih keras.

Iran menyatakan setiap tindakan yang dianggap sebagai provokasi atau agresi akan dihadapi dengan respons yang tegas dari Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel setelah kedua negara saling melancarkan serangan dalam beberapa hari terakhir, memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.



error: Content is protected !!