Ratu Sofya Bantah Anggapan Tak Sayang Ortu, Klaim Jadi Tulang Punggung Keluarga Sejak Kecil

BeritaLokal, Jakarta – Ratu Sofya kembali menjadi sorotan publik setelah mengaku bantah tuduhan bahwa dirinya tidak peduli terhadap keluarga. Dalam sebuah pernyataan resmi, mantan aktor ternama ini menyebutkan bahwa pihak produser film yang menuduhnya melakukan somasi kepada orang tua kini tengah dianggap menggiring opini publik untuk merusak citra dirinya. Kekhawatiran tersebut tidak terbukti, kata kuasa hukumnya, dan Ratu Sofya memilih tetap tenang dalam menjalani proses hukum yang sedang berlangsung.

Selain itu, Ratu Sofya menegaskan bahwa dirinya telah menjadi tulang punggung keluarga sejak usia 13 tahun. Dalam pernyataan terkini, mantan aktor ini mengaku bekerja keras untuk memastikan kebutuhan keluarganya dinafkahi, meski hingga saat ini belum ada indikasi bahwa ia mencoba merusak nama baiknya. “Kami sudah mendalami banyak konten narasi yang sengaja di-framing,” kata Toguh Hutapea, kuasa hukum Ratu Sofya, dalam wawancara dengan Polda Metro Jaya.

Tuduhan tersebut dituduh tidak berdasar karena tidak memiliki bukti kuat. Zion Natongam Tambunan, penasihat hukum Ratu, menilai bahwa pihak produser memanfaatkan kesempatan untuk merusak mental Ratu Sofya dengan menyebarkan pernyataan yang sensitif terkait hubungan antara orang tua dan anak. “Terdapat dugaan upaya menjatuhkan mental klien karena tidak ada bukti yang cukup bahwa pelapor ini benar melakukan somasi kepada orang tuanya,” ujar Zion.

Selain itu, Ratu Sofya mengklaim bahwa ia memilih tetap tenang dalam menyikapi isu-isu yang berdampak negatif tersebut. Ia menekankan fokus pada pembuktian hukum dan tidak ingin terpancing emosi. “Di sini aku hanya membahas laporan aku saja,” ujar Ratu Sofya.

Perjuangan panjang Ratu Sofya diperkuat oleh kuasa hukumnya, yang mengklaim bahwa kliennya telah berjuang secara ekstrem untuk mencapai posisinya saat ini. “Perjuangannya sampai ke tahap ini sudah panjang banget,” kata Toguh Hutapea. Masyarakat diharapkan dapat melihat masalah ini secara objektif, tanpa terpengaruh oleh narasi yang belum terbukti.

Dalam kasus ini, Ratu Sofya memperkuat keberanian dirinya dengan menuntut proses hukum yang transparan dan adil. Meski masih dalam tahap awal, ia tetap berharap bahwa pihak produser film dapat menyesuaikan pernyataannya dan menghormati hak-haknya sebagai seorang artis.

error: Content is protected !!