PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) mencatatkan laba Rp 150,7 miliar di 2025 atau meningkat 304,48%.
PerbesarPT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) mencatatkan laba Rp 150,7 miliar di 2025 atau meningkat 304,48%. (/Angga Yuniar)
, Jakarta – Sepanjang tahun 2025, PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid. Hingga 31 Desember 2025, total aset perseroan mencapai Rp 14,4 triliun atau tumbuh 53,89% secara year-on-year (yoy).
Dari sisi profitabilitas, laba perseroan tercatat sebesar Rp 150,7 miliar atau meningkat 304,48% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan juga tercermin pada penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp 10,4 triliun atau naik 92,18% yoy. Sementara itu, penyaluran pembiayaan mencapai Rp 5,2 triliun atau tumbuh 9,58% yoy dengan rasio kecukupan modal (CAR) tetap terjaga kuat di level 49,3%.
Hingga akhir 2025, jumlah nasabah Bank Aladin Syariah telah mencapai 3,7 juta pengguna, tumbuh sebesar 12.1% yoy.
Dalam menjalankan strategi pertumbuhan, Bank Aladin Syariah terus memperluas ekosistem layanan syariah melalui penerapan strategi Offline-to-Online (O2O) bersama berbagai mitra strategis.
Salah satu kolaborasi utama dilakukan bersama Alfa Group yang memiliki lebih dari 23.000 jaringan minimarket di seluruh Indonesia, sehingga memungkinkan masyarakat memperoleh akses layanan perbankan syariah digital yang lebih mudah, aman, dan nyaman.
Strategi Bisnis 2026
Memasuki tahun 2026, Bank Aladin Syariah terus menjaga momentum pertumbuhan yang telah dibangun pada tahun sebelumnya. Hingga Kuartal I 2026, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 23,3 miliar sebagai cerminan konsistensi pelaksanaan strategi bisnis dan penguatan fundamental perusahaan.
Untuk melanjutkan pertumbuhan tersebut, fokus utama perseroan mencakup penguatan kerja sama dengan mitra bisnis potensial untuk membangun ekosistem digital yang lebih luas, ekspansi produk dan layanan baik melalui aplikasi digital, jaringan offline mitra strategis, serta jaringan ATM BCA untuk layanan tarik tunai tanpa kartu.
Akuisisi Pendanaan
PerbesarKaryawan melintasi layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (/Angga Yuniar)
Perseroan juga melakukan penguatan akuisisi pendanaan secara organik maupun melalui integrasi dengan ekosistem mitra strategis untuk mendorong pertumbuhan CASA, serta mengoptimalkan potensi kategori Nasabah Aladin Premier yang menyasar segmen ritel kelas menengah atas dan mendorong penghimpunan dana ritel secara keseluruhan.
Di sisi pembiayaan, Bank Aladin Syariah akan memperluas kerja sama penyaluran pembiayaan bersama mitra strategis melalui penawaran produk yang inovatif dan kompetitif, dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian serta menjaga kualitas pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan.
Perseroan juga akan terus memperkuat infrastruktur teknologi informasi secara berkelanjutan, meningkatkan aspek tata kelola perusahaan, serta memperkuat struktur organisasi dan kualitas sumber daya manusia guna mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
