BeritaLokal, Jakarta –
Destry Damayanti Menjadi Gubernur Sementara
Perry Warjiyo, yang telah memegang jabatan gubernur selama hampir tujuh tahun, mengajukan pengunduran diri yang disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto. Sesuai Undang‑Undang Bank Indonesia, seorang Deputi Gubernur Senior, yaitu Destry Damayanti, secara otomatis menempati posisi menjelang penunjukan gubernur definitif. Rencana transisi ini diadakan di sela‑sela pemotongan kegiatan publik dan kebijakan moneter untuk memastikan kelancaran operasi nasjonal. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan terima kasih kepada Bapak Perry atas kontribusi yang signifikan, sekaligus menggarisbawahi pentingnya mempertahankan konsistensi kebijakan pada masa persilangan kepemimpinan ini.
Stabilitas Rupiah Dijaga lewat Intervensi
Untuk menjaga kestabilan mata uang, BI menjaga kehadirannya di pasar melalui instrumen intervensi spot, Non‑Deliverable Forward (NDF), dan Domestic Non‑Deliverable Forward (DNDF). Dalam pernyataannya, Destry menekankan bahwa lembaga sentral tidak akan beristirahat, melainkan akan terus menyesuaikan posisi melalui mekanisme pasar yang fleksibel. Selain itu, BI berkomitmen pada kebijakan makroprudensial yang mendukung pertumbuhan ekonomi, dengan menyesuaikan lanjutan keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Juli 2026. Sementara itu, lembaga juga mengevaluasi kebijakan insentif untuk aliran modal asing, termasuk menurunkan biaya hedging guna menstimulasi investasi langsung.
Kebijakan yang dikeluarkan pada hari Senin tersebut juga menegaskan tanggung jawab BI bagi menjaga keseimbangan fiskal yang berkoordinasi erat dengan Kementerian Keuangan. Pemerintah menegaskan bahwa setiap masuknya modal asing harus tetap mematuhi prosedur pengawasan dan kebijakan negara, bertujuan mengurangi tekanan volatilitas pasar. Ini sepenuhnya sejalan dengan keputusan untuk menurunkan biaya pembukaan posisi hedging bagi investor, tanda optimisme BI terhadap inflow capital yang stabil.
Petrifikan kebijakan BI yang ditetapkan pada masa transisi ini menjadi penanda penting bagi pasar. Selama belum ada gubernur definitif, pejabat ganti sementara berangkat menegaskan bahwa stabilitas nilai tukar tetap menjadi kunci bagi kebijakan moneter. Pernyataan Destry mencerminkan penibahan kebijakan tersebut di mana sering kesenjangan antara kebijakan dan praktik menjadi titik ketegangan. Namun, kebijakan ini juga menegaskan komitmen lembaga untuk memproses aliran modal asing demi terlebih dahulu pencapaian kestabilan fiskal.
Kata kunci “Destry Damayanti Tegaskan Stabilitas Rupiah Tetap Jadi Kunci Kebijakan BI” muncul dua kali lagi dalam komunikasi ini, menunjukkan konsistensi pesan dan tekad lembaga sentral untuk menjaga keseimbangan ekonomi. Pendekatan Bi dalam menahan fluktuasi mata uang diambil melalui gerakan aktif di pasar spot maupun instrumen non‑deliverable, sekaligus mempersiapkan kebijakan fiskal untuk menanggapi dinamika investasi global. Dengan begitu, institusi membuka jalur koheren menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta kestabilan mata uang yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Destry Damayanti Juga Jadi Gubernur BI? Ini Klarifikasi
27 Juli 2026
Bank Indonesia Jaga Stabilitas Rupiah Pas Pengunduran Perry
27 Juli 2026
Bank Indonesia, APINDO Minta Transisi Kepemimpinan Cepat
27 Juli 2026Bank Indonesia Pilih Gubernur Baru Setelah Perry Mundur
27 Juli 2026
Singapura Tegkatkan Kebijakan Moneter, Tangani Minyak Pedas
27 Juli 2026
Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri
27 Juli 2026Perry Warjiyo Mundur, Bank Indonesia Tetap Stabil
27 Juli 2026
Rupiah Ringan Menurunkan 9 Poin Setelah Gubernur BI Mundur
27 Juli 2026
Memuat komentar...