BeritaLokal, Malang – Arlida Putri menunjukkan sikap tegas dalam menghadapi berbagai kritik dan omongan miring dari warganet, terutama soal tatonya. Pemerintah memulai tahapan pengawasan terkait keberadaan tokoh yang dikenal luas, tetapi Arlida menekankan bahwa ia tidak peduli dengan kritik negatif yang sering muncul di media sosial.
Selain itu, Arlida Putri menganggap sebagian besar kritik yang diterimanya sebagai hujatan tanpa dasar jelas. Ia menyatakan bahwa kebahagiaannya adalah prioritas utama, dan ia ingin tetap menjadi diri sendiri meskipun sering disorot. Dalam wawancara dengan Tim KapanLagi, Arlida mengungkapkan sikapnya: “Kalau aku sih nanggepinnya, aku termasuk yang bodo amat ya. Aku bodo amat. Yang penting aku nggak aneh-aneh saja. Aku lurus-lurus saja.”
Ia memastikan bahwa niat utamanya dalam berkarier adalah mencari nafkah, sehingga kritik yang tidak mendukung tidak terlalu ia hiraukan. Arlida menegaskan bahwa sebagian besar komentar negatif cenderung berupa hujatan tanpa dasar, dan ia mengaku tidak merasa terbebani oleh kebanyakan kritik tersebut. “Enggak ada sih. Apa ya? Yang bener juga itu apa ya? Apa ya? Hujatan, kebanyakan hujatan,” katanya.
Tato yang semakin bertambah menjadi sorotan di antara kritik netizen. Arlida mengatakan bahwa ia nyaman dan bangga dengan tatonya, meskipun sering disebut sebagai “hambatan” oleh sebagian orang. Ia menjelaskan bahwa beberapa tato dibuat secara acak tanpa arti khusus, sementara yang lain memiliki makna tertentu. Namun, ia mengaku lupa arti spesifik dari tatonya jika ditanya. “Ada yang random, ada yang artinya. Cuma aku lupa kalau ditanya artinya,” ujarnya.
Tim KapanLagi menutup wawancara dengan menyimpulkan bahwa Arlida Putri memprioritaskan kebahagiaan diri sendiri sebelum berusaha menyenangkan orang lain. Ia menegaskan bahwa kebahagiaannya adalah hal utama, dan ia tidak peduli dengan perkataan orang lain. “Betul. Betul, ya. Enggak peduli kata orang, yang penting aku saja,” katanya.
Dengan sikap tegas ini, Arlida Putri mengajarkan bahwa kebahagiaan individu harus menjadi pusat perhatian, meski tak jarang dihujat oleh masyarakat. Kritik netizen terus memperkuat isu tentang keterbukaan tokoh hiburan, tetapi Arlida menunjukkan bahwa kebebasan dan kebahagiaan diri adalah aset paling berharga.
Artikel Terkait
IU Rencanakan Tur Dunia Tahun Depan, Album Baru Diprioritaskan
3 Juli 2026
Gosip Hiburan Internasional Terbaru
2 Juli 2026
Jelita Bahar Jualan Risol, Ungkap Suka Duka Layani Pembeli
14 Juni 2026
Film Miracle in Cell No. 7 Versi Indonesia Hadir di Vidio, Siap Kuras Air Mata
5 Juni 2026
Rama Cirebon Dangdut Lolos Final Audisi dan Berjuang untuk Orang Tua
9 Juli 2026
Kadhafy Bangkalan Masuk Top 53 Dangdut Academy 8, Inspirasi Valen DA7
9 Juli 2026
Idoy Medan Lolos Top 53 Dangdut Academy 8: Kegagalan LIDA 2020 Jadi Titik Balik
9 Juli 2026
Sandy Tumiwa: Kesalahpahaman di Media Sosial Memicu Perpecahan
9 Juli 2026
Memuat komentar...