Pasar Kripto Mengalami Penurunan dengan Bitcoin Turun 2% dan Solana Anjlok 4,5%

BeritaLokal, Jakarta – Pasar aset digital sedang terpengaruh oleh tekanan global, dengan harga kripto bergerak di zona merah dalam perdagangan 24 jam terakhir. Bitcoin (BTC) turun ke US$ 62.260,44 atau mengalami penurunan 2,07%, sementara Solana (SOL) justru anjlok 4,5% setelah koreksi lebih besar dibandingkan sebelumnya. Pasar kripto yang tergantung pada kepercayaan publik dan sentimen pasar semakin rentan terhadap berita teknis dan perubahan politik global.

Selain itu, Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan 2,12%, sementara stablecoin Tether (USDT) tetap stabil di level US$ 0,9991. Binance Coin (BNB), XRP, dan Tron (TRX) berada dalam zona merah dengan koreksi terkait pergerakan harga aset digital lainnya. Di sisi lain, UNUS SED LEO (LEO) mencatatkan penguatan 1,23% dalam 24 jam terakhir, meski Zcash (ZEC) dan Cardano (ADA) masih tertekan.

Sementara itu, Solana hingga Dogecoin (DOGE) ikut melemah. Kripto yang berada di posisi kedua kapitalisasi pasar mengalami penurunan lebih besar, dengan SOL turun 4,52% dan DOGE terkoreksi 2,58%. LEO, aset kripto meme dengan kapitalisasi US$ 8,71 miliar, mengalami naik 1,23%, sementara Zcash (ZEC) dan Stellar (XLM) masih berada di zona merah. Monero (XMR), yang mencatatkan penurunan 4,12% dalam sehari, juga tetap terkoreksi.

Kripto lain seperti Hyperliquid (HYPE) turut mengalami koreksi 3,79%, sementara Cardano (ADA) dan XMR tetap berada di zona merah. Dengan demikian, pasar kripto yang konsisten terpengaruh oleh pergerakan harga aset digital global, dengan sentimen ekonomi dan kebijakan keuangan menjadi faktor utama dalam pergerakannya.

Artikel Terkait

0