BeritaLokal, Jakarta – Zlatko Dalic resmi mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih tim nasional Kroasia setelah sembilan tahun di panggung sepak bola internasional. Keputusan tersebut diambil setelah Vatreni tersingkir dari Piala Dunia 2026, memperkuat cerita tentang perjalanan yang tak terduga bagi pelatih berusia 59 tahun ini.
Selain itu, kekalahan Kroasia 2-1 atas Portugal di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi titik balik penting dalam kariernya. Gol dari Josko Gvardiol pada masa injury time dianulir karena Mario Pasalic lebih dulu berada dalam posisi offside, memicu debat tentang keputusan tim dan manajemen. Meski begitu, Dalic tetap bangga dengan perjalanan yang telah dilaluinya bersama Kroasia, sejak ditunjuk sebagai pelatih pada 2017.
Dalic mencatatkan rekor luar biasa selama menjabat, mengantarkan timnya meraih 111 pertandingan dengan 62 kemenangan, 20 hasil imbang, dan 29 kekalahan. Puncak pencapaian terjadi pada Piala Dunia 2018, ketika Kroasia sukses melaju hingga final sebelum kalah 2-4 dari Prancis. Empat tahun kemudian, ia juga membawa timnya meraih peringkat ketiga di Piala Dunia 2022 dan memimpin UEFA Nations League 2022/23 sebelum kalah adu penalti dari Spanyol.
Dalic mengakui keputusan mundur sebagai momen paling berat dalam kariernya, menyebutkan bahwa peran pelatih menuntut keputusan sulit. “Saya percaya pada kualitas para pemain dan diri saya sendiri, tetapi ini adalah keputusan yang paling sulit,” ujarnya. Ia juga mengakui bahwa jalan yang telah dilaluinya bersama Kroasia tidak akan pernah terasa sepi, meski akhirnya harus berakhir dengan kekalahan.
Dalam wawancara terdahulu, Dalic menyoroti pentingnya konsistensi dan persiapan tim, mengakui bahwa setiap laga adalah pengalaman yang tak terlupakan. Meski tidak bisa melanjutkan perjalanan baru, ia tetap berharap bahwa keputusan ini menjadi bagian dari cerita sepak bola yang penuh makna.
Sementara itu, kemenangan Kroasia di Piala Dunia 2026 dan performa mereka di ajang internasional terus menjadi topik diskusi, terutama dalam konteks perubahan strategi dan pengembangan pemain. Kekalahan pada babak 32 besar membuka ruang untuk pelatih baru, namun juga menunjukkan bahwa kemenangan adalah bentuk keberhasilan yang tidak bisa diabaikan.
Dalam kesimpulan, perjalanannya sebagai pelatih Kroasia menjadi cerita tentang perjuangan, kekuatan tim, dan kemampuan mengubah destinasi sepak bola Eropa. Zlatko Dalic, dengan konsistensi dan visi yang jelas, telah memberikan kontribusi besar bagi masa depan tim nasional.
Artikel Terkait
Tanda ‘X’ Pelatih Mesir Memicu Kontroversi di Piala Dunia 2026
8 Juli 2026
Luka Modric Pensiun dari Timnas Kroasia Usai Gugur di 32 Besar Piala Dunia 2026
4 Juli 2026
Grassroots Piala Presiden 2026: Fondasi Sepak Bola Indonesia Dipupuk
8 Juli 2026
Kesehatan Tim Norwegia Jelang Piala Dunia 2026, Diklaim Tetap Siap
8 Juli 2026
Kolombia Gagal Masuk Perempat Final Piala Dunia 2026
8 Juli 2026Audisi PB Djarum 2026 Mulai di Pekanbaru: 306 Peserta Ikut
8 Juli 2026
Drama Perjalanan Semifinal 2022 antara Prancis dan Maroko krusial untuk babak empat besar Piala Dunia 2026
8 Juli 2026
Barcelona Targetkan Lucas Herrington di Piala Dunia 2026
8 Juli 2026
Memuat komentar...