beritalokal.my.id, Jakarta – IO Interactive baru saja mengumumkan spesifikasi PC resmi untuk game terbaru mereka, 007 First Light, yang dijadwalkan rilis pada 27 Mei 2026.
Pengumuman ini sangat dinantikan oleh para gamer PC yang ingin memastikan perangkat mereka mampu menjalankan petualangan agen rahasia Inggris tersebut.
Game ini menawarkan rentang persyaratan yang cukup luas, mulai dari pengaturan minimum yang relatif bersahabat hingga mode Ultra yang menuntut performa ekstrem.
“Dari spesifikasi yang diumumkan, 007 First Light masih cukup bersahabat untuk dimainkan di setting minimum,” ungkap pihak IO Interactive.
Namun, gamer yang mengincar pengalaman visual terbaik di resolusi tinggi harus menyiapkan PC dengan hardware kelas atas. Kebutuhan perangkat keras bervariasi signifikan, memungkinkan pemain dengan PC kelas menengah lama masih punya peluang untuk memainkan 007 First Light.
Gamer harus memperhatikan detail ini untuk mengoptimalkan pengalaman bermain mereka, terutama karena game ini akan membawa sejumlah fitur eksklusif PC.
Persyaratan Minimum 007 First Light
Untuk memulai petualangan James Bond dengan pengaturan grafis rendah pada resolusi 1080p dan 30 FPS, IO Interactive menetapkan beberapa persyaratan dasar. Ini memungkinkan gamer dengan PC kelas menengah lama untuk tetap bisa menikmati game ini.
Pemain membutuhkan prosesor Intel Core i5-9500 atau AMD Ryzen 5 3500 sebagai unit pemrosesan utama. Selain itu, memori akses acak (RAM) sebesar 16GB adalah suatu keharusan untuk memastikan kelancaran permainan.
Kartu grafis yang direkomendasikan untuk preset minimum adalah Nvidia GeForce GTX 1660 atau AMD Radeon RX 5700, dengan VRAM minimal 6GB.
“Syarat wajibnya adalah SSD, karena IO Interactive tidak lagi memasukkan hard disk biasa sebagai opsi penyimpanan,” dengan ruang kosong minimal 80GB.
Spesifikasi Rekomendasi 007 First Light
Bagi gamer yang menginginkan pengalaman visual yang lebih baik dan frame rate yang lebih tinggi, spesifikasi rekomendasi dan enthusiast menjadi acuan. Peningkatan ini signifikan dibandingkan persyaratan minimum, menawarkan pengalaman 1080p 60 FPS hingga 1440p 60 FPS.
Untuk bermain di 1080p 60 FPS dengan pengaturan Medium, pemain disarankan menggunakan Intel Core i5-13500 atau AMD Ryzen 5 7600. Kartu grafis yang dibutuhkan adalah Nvidia GeForce RTX 3060 Ti atau AMD Radeon RX 6700 XT, dilengkapi VRAM minimum 8GB.
Kenaikan kebutuhan hardware semakin terasa pada mode Enthusiast, yang menargetkan 1440p 60 FPS dengan preset High. Untuk mencapai performa ini, gamer memerlukan Nvidia GeForce RTX 4070 atau AMD Radeon RX 7800 XT.
Mode Ultra dan DLSS 4.5 007 First Light
IO Interactive mendorong batas performa dengan mode Ultra, yang dirancang untuk pengalaman gaming paling imersif dan beresolusi tinggi. Mode ini menuntut hardware kelas atas untuk mencapai potensi penuhnya, terutama untuk resolusi 4K.
Untuk pengalaman 4K 60 FPS di preset High, game ini meminta kartu grafis Nvidia GeForce RTX 4080 atau AMD Radeon RX 7900 XTX, dengan VRAM 16GB. Namun, puncak performa dicapai pada mode Ultra yang memungkinkan 4K dengan 200 FPS lebih.
“IO Interactive menyebut 007 First Light bisa berjalan di 4K dengan 200 FPS lebih lewat dukungan DLSS 4.5”. Untuk mencapai ini, pemain membutuhkan Intel Core i5-13600K atau AMD Ryzen 7 7700X, RAM 32GB, dan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 5080. Dukungan DLSS 4.5 ini menjadi bagian penting pada mode Ultra, sementara tidak aktif untuk kategori Minimum, Recommended, dan Enthusiast.
Fitur Eksklusif PC dan Peningkatan Aksesibilitas
Versi PC dari 007 First Light tidak hanya menawarkan peningkatan grafis, tetapi juga sejumlah fitur eksklusif yang dirancang untuk memaksimalkan pengalaman bermain. Fitur-fitur ini memberikan fleksibilitas dan kontrol lebih kepada pemain, berkat kolaborasi dengan NVIDIA GeForce.
Pemain PC akan menikmati uncapped framerate, Nvidia DLSS 4.5 Dynamic Multi-Frame Generation, Super Resolution, serta path tracing. Selain itu, opsi kustomisasi visual yang lebih mendalam juga tersedia. “DLSS Ray Reconstruction juga akan hadir, tetapi belum tersedia saat peluncuran,” dengan IO Interactive menyebut fitur tersebut baru menyusul pada musim panas 2026.
Selain performa, IO Interactive juga memperhatikan aksesibilitas global, menyediakan berbagai opsi untuk mengakomodasi beragam pemain. Ini termasuk beberapa profil audio, subtitle dengan opsi kustomisasi, input remapping, pengaturan sensitivitas, deadzone, invert control, output audio, menu narration, hingga opsi input activation. Game ini juga menyediakan fitur autocomplete untuk sejumlah aksi dan quick-time event, yang dapat membantu lebih banyak pemain menikmati pengalaman bermain tanpa terlalu terganggu oleh input yang cepat atau sulit.
Fitur aksesibilitas lainnya mencakup kemampuan untuk menonaktifkan efek cahaya yang berlebihan, mengatur efek gelap untuk flashbang daripada efek putih terang, serta mengurangi motion blur, radial blur, wobble distortion, film grain, dan chromatic aberration.
