BeritaLokal, Jakarta – Agung Sedayu Group, perusahaan pengembang properti terbesar di Indonesia, resmi membuka lowongan kerja untuk posisi Accounting, Tax, dan Cost Control Assistant Manager. Dalam kunjungan ke kantor pusatnya di Jakarta, para pemilik saham dan karyawan senior mengapresiasi langkah perusahaan dalam memperkuat kapasitas manajemen keuangan.
Sebagai salah satu pilar industri properti di Indonesia, Agung Sedayu Group memiliki portofolio proyek yang mencakup township, superblok, apartemen, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, kawasan industri, dan hotel tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, serta Bekasi. Perusahaan ini tengah memperkuat ekosistem keuangan dengan mencari talenta baru untuk mengisi posisi strategis dalam pengelolaan keuangannya.
Posisi yang Dibuka: Accounting, Tax, Cost Control Assistant Manager
Kualifikasi: Pendidikan minimal S1 Finance & Accounting atau Perpajakan; pengalaman minimal 5 tahun di bidang akuntansi, pajak, atau cost control; sertifikasi Brevet; dan kemampuan menyusun forecast serta anggaran. Tugas utama mencakup pemantauan sistem keuangan, kontrol audit, penyusunan anggaran tahunan, serta menjalin hubungan dengan bank, auditor, dan lembaga keuangan lainnya.
Selain posisi di atas, perusahaan juga membuka lowongan untuk beberapa bidang lain seperti manajemen proyek, pemasaran, teknik sipil, hingga manajemen pemasaran. Seluruh informasi syarat dan cara daftar dapat dilihat di website resmi Agung Sedayu Group atau melalui portal lowongan kerja yang telah ditetapkan.
Sementara itu, perusahaan DSI (Danantara Sumberdaya Indonesia) menegaskan bahwa pembentukan perusahaan ini tidak bertujuan mengambil alih kegiatan ekspor sumber daya alam. Kepala BP BUMN, Doni Oskaria, menjelaskan bahwa DSI difokuskan pada pengawasan ekspor dan pencegahan praktik transfer pricing serta under invoicing yang bisa merugikan negara. “Tujuan kami adalah memastikan komoditas strategis dijual dengan nilai sebenarnya,” kata Doni dalam konferensi pers.
Harga emas perhiasan pada 12 Juni 2026 mencatatkan kenaikan tertentu, dengan harga terendah mulai dari 9 hingga 24 karat. Hal ini menunjukkan tren stabil dari sektor logam mulia yang menjadi instrumen investasi populer di pasar global.
BeritaLokal, Jakarta, Kebijakan pemerintah dalam mengatur ekspor sumber daya alam dan perluasan pembiayaan properti terus menjadi sorotan. Dengan mengekspansi portofolio proyeknya, Agung Sedayu Group memperkuat kapasitas manajemen keuangan untuk mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan.