BeritaLokal, Jakarta – Pada hari Jumat (12/6/2026), Jennifer Coppen dan Justin Hubner menghabiskan momen penting jelang pernikahan mereka di sebuah pengajian yang dipadu dengan ritual keagamaan. Acara ini menjadi bagian dari upacara adat Jawa yang dimulai dengan pembacaan Surah Al-Nisa ayat 1 oleh qoriah, diiringi suasana haru yang tak terduga setelah doa untuk mendiang ibunda Jennifer dibacakan.
Di tengah acara, Jennifer Coppen, seorang wanita 24 tahun yang dikenal sebagai pemandu wisata, tampak begitu merasa. Ia menghela napas pelan saat kisah keluarganya tentang kekhawatiran ibunda yang telah meninggal dunia, Yitta Dali Wassink, disampaikan dalam doa. “Mendiang ibu adalah sumber kekuatan bagi kami,” katanya dalam wawancara di lokasi acara.
Pengajian berlangsung di ruangan yang didekor dengan nuansa pink, memadukan gaya kontemporer dan tradisional. Jennifer, didampingi keluarganya, menghadirkan foto mendiang ibunya di kursi samping. Sebelumnya, ia juga membacakan Surah Al-Fatihah untuk mendiang ibunda dan Yitta Dali Wassink, yang menjadi salah satu kisah pribadi dalam pengajian ini.
“Kita memohon restu alam semesta untuk menghadapi perubahan,” kata Jennifer saat berbicara tentang momen ini. Sementara itu, Justin Hubner, seorang pemain sepak bola asal Jawa, menegaskan bahwa prosesi tersebut merupakan bagian dari tradisi Jawa yang ia banggakan. Ia menulis di unggahannya: “Membersihkan jiwa, menghargai budaya, merangkul bab baru ✨” sebagai penutup momen penuh haru.
Keduanya membagikan foto-foto kebahagiaan mereka di media sosial. Jennifer menyampaikan pesan tentang doa yang berdampak pada kehidupan, sementara Justin menekankan pentingnya penghormatan terhadap sejarah budaya. Acara ini akan ditayangkan SCTV pada 13 Juni 2026 pukul 09.35 WIB untuk prosesi akad nikah dan resepsi pada 15 Juni 2026 pukul 14.40 WIB.
Pengajian ini memperkuat rasa kebersamaan antara kedua pasangan, yang sebelumnya terlihat sangat antusias dalam berbagai aktivitas sosial. “Kita ingin menunjukkan bahwa pernikahan bukan hanya tentang rumah tangga, tapi juga menjadi bagian dari masyarakat,” kata salah satu tamu acara.
Acara ini menampilkan nuansa penuh kebahagiaan, dengan pengunjung yang datang untuk mendukung kedua pasangan dalam langkah awal mereka. Keduanya memperkuat keyakinan bahwa pernikahan adalah momen penting untuk mencari makna hidup dan mengembangkan hubungan yang lebih baik.