BeritaLokal, Jakarta – Capcom kembali menaruh fokus pada game Dino Crisis, franchise bersejarah yang sebelumnya sempat menghiasi dunia permainan hingga tahun 2024. Meski terdengar tidak relevan dengan proyek baru Resident Evil Veronica, pertanyaan tentang Dino Crisis masih menyala di antara fans setelah keterbukaan Capcom dalam wawancara eksklusif dengan Yoshiaki Hirabayashi, Produser Resident Evil Veronica. Jawaban yang ditunjukkan oleh Hirabayashi justru menjadi bahan pembicaraan panas, terutama di kalangan penggemar yang merasa tertipu oleh reaksi “tidak ada komentar” itu.
Dalam sesi wawancara dengan Famitsu, Hirabayashi diberikan pertanyaan tentang Dino Crisis. Saat ditanyakan apakah ada komentar mengenai game tersebut, sang produser hanya tersenyum dan menjawab: “No Comment… padahal kamu tahu sendiri jawabannya, kan?” Ujaran yang terdengar ambigu ini langsung menimbulkan perdebatan di antara fans. Banyak penggemar merasa Capcom mengabaikan pertanyaan tersebut, meski game Dino Crisis sebelumnya dikenalkan secara eksklusif pada tahun 2024.
Pertanyaan yang sama sekali tidak terkait dengan RE Veronica ini menciptakan kesan bahwa Capcom masih berusaha menjaga rahasia proyek baru mereka hingga waktu tepat. Informasi tambahan mengungkapkan bahwa Capcom pernah melakukan survei publik pada tahun 2024, di mana sekitar 65% responden menunjukkannya sebagai prioritas utama. Namun, saat itu juga, terdengar kabar bahwa Trademark Dino Crisis telah diperkenalkan oleh National Institute of Industrial Property Brasil pada tahun 2025, memperkuat minat fans untuk melihat kembali franchise yang sebelumnya sempat henti.
Bahkan, Capcom tiba-tiba merilis versi pertama Dino Crisis 1 di platform Steam pada bulan Februari 2026. Perilaku ini menunjukkan keinginan mereka untuk mengangkat nostalgia berbagai generasi penggemarnya. Namun, jawaban dari Hirabayashi yang terkesan tidak bisa diterima membuat banyak fans merasa tertipu dan terpuruk.
Sejumlah peneliti menyebutkan bahwa reaksi Capcom terhadap pertanyaan tentang Dino Crisis mencerminkan ketidaknyamanan dalam strategi mereka untuk menjaga kekayaan intelektual. Sebaliknya, fans menganggap hal ini sebagai bentuk penguasaan diri yang konsisten. Mereka berharap Capcom bisa memperlihatkan kebijaksanaan dengan memberikan jawaban lebih terbuka sebelum resmi merilis game baru.
Dengan demikian, pertanyaan tentang Dino Crisis tetap menjadi sorotan di kalangan penggemar, sementara Capcom diperkirakan masih dalam proses menyelesaikan masalah keterbukaan mereka. Bagaimana reaksi Anda terhadap situasi ini?