BeritaLokal, Jakarta – Presenter Anwar Sanjaya atau Anwar BAB memenuhi panggilan polisi dalam kasus penipuan Hanania Group. Ia hadir di Polda Metro Jaya, Jakarta, untuk memberikan keterangan sebagai saksi atas permasalahan yang menimpa biro perjalanan tersebut. Kehadirannya disebut-sebut sebagai bentuk kooperatif dalam proses penyelidikan.
Selama pemeriksaan, Anwar BAB menjawab berbagai pertanyaan penyidik dengan jujur dan penuh kesadaran. Ia mengklaim bahwa statusnya sebagai duta Hanania Group tidak benar, melainkan hanya seorang barter konten. Ia menegaskan bahwa ia tidak memiliki peran resmi atau wajah utama dalam kerja sama tersebut, dan bukan pihak yang menerima uang saku dari Hanania.
Anwar BAB menekankan bahwa bentuk kerjanya bersifat “barter” dengan Hanania. Ia mengatakan bahwa ia hanya mendapatkan fasilitas perjalanan dan uang saku selama di Tanah Suci, tanpa adanya pembayaran atau kucuran dana dari pihak terkait. Ia menegaskan bahwa uang saku tersebut sudah ditentukan sebelumnya dan tidak ada keterlibatan finansial yang lebih besar.
Selain itu, Anwar BAB memutuskan mengirimkan seluruh uang saku yang ia terima kepada penyidik untuk membantu jemaah yang gagal berangkat. Ia menilai bahwa tindakan ini adalah bentuk empati dan tanggung jawab moral terhadap para pengunjuk rasa. “Hari ini dengan sadar, prihatin terhadap situasi yang terjadi, uang saku yang sudah saya terima sudah saya serahkan kepada pihak kepolisian guna memulihkan jemaah-jemaah yang terdampak,” kata ia.
Pihak penyidik belum mengetahui jumlah uang saku yang dikembalikan Anwar BAB. Ia menyatakan bahwa detail tersebut tidak diatur oleh dirinya sendiri, melainkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak kepolisian. “Kalau uang sakunya, itu bukan kapasitas aku untuk menyebutkan nominal, tapi aku sudah menyerahkan seluruhnya kepada pihak polisi,” katanya.
Pemeriksaan terhadap Anwar BAB berlangsung singkat. Ia baru memberikan pernyataan setelah diperiksa soal kasus Hanania Group. Dalam kesempatan ini, ia menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam penipuan dan hanya menjalani kerja sama barter yang jelas.
Kasus Hanania Group sedang memperkuat kecurigaan publik terkait praktik penipuan dan pelaksanaan perjalanan umrah. Dalam kasus ini, Anwar BAB menjadi salah satu saksi penting yang memberikan keterangan mengenai hubungan antara pihak travel dengan pihak terkait. Ia menegaskan bahwa ia tidak memiliki peran resmi dalam kejahatan tersebut dan hanya berpartisipasi sebagai pihak yang ingin membantu proses hukum.
Dengan demikian, Anwar BAB memperkuat sikapnya sebagai saksi yang transparan dan kooperatif. Ia menunjukkan bahwa ia tidak akan melangkah ke arah yang terlarang dan berkomitmen untuk menjalani proses hukum dengan baik.