[BeritaLokal], Jakarta – Developer Shift Up telah mengumumkan sekuel besar dari legenda game action RPG Stellar Blade, yaitu Stellar Blade: Blood Rain, dalam acara Summer Game Fest 2026. Acara tersebut menjadi sorotan utama karena pengumuman ini tidak hanya membawa perubahan visual dan mekanik, tetapi juga memperkenalkan karakter baru yang sangat menarik: Evie.
Evie, yang pertama kali muncul sebagai tokoh utama dalam Stellar Blade: Blood Rain, memiliki desain visual yang unik, rambut pendek, tampilan tomboy, dan aura yang menunjukkan keberanian serta ketahanan mental. Namun, nilai utama dari karakter ini tidak hanya terletak pada penampilannya. Menurut CEO dan Direktur Shift Up, Hyung-Tae Kim, Evie dibuat sebagai hasil dari “pembelajaran mendalam” tim developer terhadap pengalaman mereka dalam membuat game NIKKE: Goddess of Victory.
“Kami ingin Evie bukan sekadar karakter yang menarik secara visual, tetapi juga yang bisa mengikat hati pemain,” ujar Hyung-Tae Kim dalam wawancara eksklusif dengan Famitsu. “Kami sudah mencapai titik puncak dalam pembuatan karakter Eve di Stellar Blade pertama, jadi kali ini, kami memilih untuk berubah, untuk mencoba hal yang berbeda.”
Pembelajaran dari NIKKE menjadi fondasi utama dalam proses kreatif ini. Tim Shift Up, melalui observasi terhadap perilaku pemain, mengetahui bahwa karakter yang paling disukai dalam NIKKE bukan hanya karena desainnya, tetapi karena “cerita, kepribadian, dan hubungan emosional” yang dibangun oleh pengembang. Dengan demikian, Evie tidak hanya dibuat dengan kriteria estetika, tetapi juga dengan skenario dan narasi yang dirancang untuk membangun koneksi emosional yang lebih dalam dengan pemain.
Selain itu, Stellar Blade: Blood Rain juga dijanjikan akan memiliki cerita yang lebih kompleks dan mendalam dibandingkan dengan versi sebelumnya. Hyung-Tae Kim menjelaskan bahwa tim telah menyadari bahwa Stellar Blade pertama, meskipun memiliki gameplay yang menarik, masih terasa “kurang dalam” pada aspek naratif. “Kita ingin pemain merasa seperti mereka tidak hanya bermain, tetapi berperan dalam cerita yang berkelanjutan, yang berkembang, dan yang memiliki akar emosional,” tambahnya.
Dengan demikian, Stellar Blade: Blood Rain bukan sekadar sekuel, tetapi juga “karya evolusi” dari pengalaman tim dalam membuat game yang benar-benar berinteraksi dengan pemain. Evie, dengan gaya, latar belakang, dan cerita yang dibangun secara khusus, menjadi simbol dari perubahan ini, bukan hanya dalam desain karakter, tetapi juga dalam cara pengembang membangun pengalaman bermain yang lebih manusiawi dan bermakna.
Perkembangan ini juga menunjukkan bahwa Shift Up tidak hanya fokus pada gameplay atau grafis, tetapi juga pada kualitas cerita dan pengalaman emosional yang bisa dirasakan oleh pemain. Dengan Evie, pengembang berharap mereka bisa menghadirkan karakter yang tidak hanya “dipilih” oleh pemain, tetapi “dikenal”, “dipahami”, dan “dibenci”, seperti karakter dalam game yang sebenarnya menggugah hati dan pikiran pemain.
Ini bukan sekadar pengembangan karakter. Ini adalah perjalanan dari “membuat game” menjadi “membuat pengalaman”. Dan Shift Up, dengan Evie, telah mulai membangun langkah pertama dalam perjalanan itu.
