[BeritaLokal], Jakarta – Waralaba game adaptasi dari universa World of Darkness, Vampire The Masquerade, baru-baru ini mengumumkan seri terbarunya, Eternal Whispers, yang dikembangkan oleh studio FLYOS. Dengan trailer perdana yang telah dirilis, game ini membawa pengalaman bermain yang mendalam, menggabungkan elemen CRPG, dunia fantasi gelap modern, serta mekanika keputusan berdampak besar yang mirip dengan Disco Elysium, sebuah perpaduan yang menjanjikan untuk penggemar genre yang menghargai kedalaman cerita dan kompleksitas pilihan.
Pemain akan memimpin Gabe, seorang vampir yang terbangun dari tidur panjang selama puluhan tahun, sebuah momen kritis dalam arka-arka sejarah vampir yang telah lama terlupakan. Ingatannya terpecah-pecah, menyisakan kesan bahwa masa lalu yang paling berarti telah terkubur dalam kegelapan, hanya untuk kemudian terbuka kembali saat Gabe ditarik oleh kekuatan misterius yang menghubungkannya dengan sebuah konspirasi besar: Temple of Eternal Whispers. Katedral bawah tanah raksasa ini dibangun sebagai bentuk pengabdian pada “keyakinan yang terlarang”, sebuah konsep yang menambah lapisan filosofis dan misterius pada cerita.
Dalam petualangan ini, Gabe tidak lagi menjadi pemburu ghoul seperti dulu. Ia terlibat dalam jaringan rahasia yang melibatkan seorang Thin-Blood bernama Sam, yang menjadi pihak terpenting dalam membantu Gabe menjelajahi kebenaran yang tersembunyi. Hubungan antara keduanya bukan hanya sebagai pendamping, tetapi sebagai titik koherensi cerita, memungkinkan pemain untuk menjelajahi dunia yang dipenuhi dengan teka-teki, konflik moral, dan keputusan yang tidak bisa dianggap sekadar pilihan.
Game ini menawarkan pengalaman bermain yang sangat terstruktur: pemain akan dihadapkan pada pilihan dialog yang memengaruhi alur cerita, serta sistem roll dadu yang mengikuti gaya permainan tabletop RPG. Setiap keputusan, baik dalam pertemuan dengan musuh, dialog dengan karakter pendukung, atau pilihan strategis dalam menyelesaikan misi, akan memiliki konsekuensi nyata yang memengaruhi arah cerita dan kualitas pengalaman bermain. Ini bukan sekadar game dengan pilihan dialog, tetapi game yang mengajak pemain untuk mengambil peran aktif dalam membangun cerita yang dinamis dan berubah sesuai keputusan mereka.
Visualisasi game ini menunjukkan nuansa Modern-dark Fantasy yang sangat khas, dengan desain dunia yang gelap, atmosfer yang tegang, dan detail arsitektur yang memperkuat nuansa mistis dan misterius. Dari luar katedral yang tersembunyi hingga ruang-ruang bawah tanah yang dipenuhi dengan simbol-simbol ritual, setiap elemen visual dirancang untuk memperkuat nuansa ketegangan dan keputusan yang harus diambil. Pencahayaan yang redup, tekstur yang kaku, dan interaksi antara elemen visual dan naratif menciptakan dunia yang tidak hanya terlihat, tetapi juga dirasakan.
Dalam hal mekanika gameplay, Eternal Whispers mengadopsi pendekatan CRPG yang sangat terstruktur, dengan sistem pilihan dialog yang memungkinkan pemain untuk memilih antara berbagai jalur cerita yang saling terhubung. Pemain tidak hanya memilih apa yang ingin dilakukan, tetapi juga bagaimana cara mereka menyelesaikan masalah, dan hasilnya akan langsung memengaruhi cerita dan kualitas pengalaman bermain. Ini menunjukkan bahwa game ini tidak hanya mengandalkan konten visual, tetapi juga membangun pengalaman bermain yang berkelanjutan, dimana setiap pilihan berdampak pada kehidupan karakter dan dunia dalam game.
Namun, untuk saat ini, belum ada informasi resmi mengenai platform peluncuran atau tanggal rilis. FLYOS, sebagai pengembang utama, masih menahan rilisnya secara eksklusif untuk memastikan kualitas dan pengalaman bermain yang paling optimal. Para penggemar Vampire The Masquerade dan penggemar genre CRPG dapat menunggu dengan antusias, karena game ini diharapkan akan menjadi salah satu titik penting dalam evolusi adaptasi universa World of Darkness ke dunia game digital.
Dengan kualitas visual, mekanika gameplay yang mendalam, serta konsep cerita yang kompleks, Vampire The Masquerade: Eternal Whispers tidak hanya menawarkan pengalaman bermain yang baru, tetapi juga mengajak pemain untuk mempertimbangkan konsekuensi dari setiap keputusan, seperti yang ditawarkan oleh Disco Elysium, namun dengan nuansa vampir dan misteri yang lebih gelap dan penuh intrik.
