Peringati HLUN ke-30, Dinas P3APM P2KB Medan Tekankan Peran Lansia Tetap Aktif dan Bermartabat

BeritaLokal, Jakarta –

HLUN ke-30: Membangun Kemandirian Lansia di Kota Medan

Di tengah perayaan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30, Kota Medan menegaskan pentingnya peran lansia dalam masyarakat. Pemko Medan menggandeng Dinas P3APM P2KB untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan lansia melalui program pemberdayaan dan kegiatan yang menarik.

Kepala Dinas P3APM P2KB Medan, Edliaty, mengatakan bahwa lansia adalah sumber kekuatan, pengalaman, serta teladan bagi generasi muda. “Lansia merupakan alat kunci dalam membangun masa depan, sehingga lingkungan yang mendukung mereka untuk tetap sehat, aktif, mandiri, dan bermartabat sangat penting,” kata Elviyanti, Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga di Dinas tersebut.

Program pemberdayaan lansia di Kota Medan terus dikembangkan melalui Sekolah Lansia dan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis. “Kita ingin masyarakat memahami bahwa peran lansia tidak hanya dianggap sebagai tua, tetapi sebagai aktif yang masih berkontribusi pada masyarakat,” ujarnya.

Acara HLUN 30 di Kota Medan mengusung tema “Tambah Usia, Menuju Lansia Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif” dengan rangkaian kegiatan seperti senam, pemeriksaan kesehatan, penyuluhan kesehatan, serta permainan yang meriah. Acara ditutup dengan pemotongan kue dan pemilihan Lansia Terheboh, dihadirkan oleh tokoh masyarakat dan pelajar.

Elviyanti berharap para lansia tetap sehat, bahagia, mandiri, serta aktif dalam kehidupan sosial. “Mereka perlu dukungan dari masyarakat untuk terus berkembang di tengah perubahan zaman,” katanya.

Kegiatan Menarik dan Kebijaksanaan Sosial

Selain kegiatan pemeriksaan kesehatan, acara juga menyelenggarakan penyuluhan kesehatan tentang pengobatan tradisional, pemantauan penyakit kronis, dan cara mengelola stres. Para peserta diberi sertifikasi sebagai “Lansia Sehat” untuk menunjukkan kesiapan mereka berkontribusi aktif.

Kegiatan dihadiri sekitar 200 lansia dari 15 sekolah lansia dan masyarakat umum, serta para tokoh agama dan pemuda. “Ini adalah momen yang tepat untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kesejahteraan lansia bukan hanya tentang usia, tetapi tentang kualitas hidup,” kata seorang peserta.

Program Pemberdayaan Lantai Bawah

Dinas P3APM P2KB Medan juga memperkuat program pemberdayaan lansia melalui kerja sama dengan Sekolah Lansia Kota Medan. “Kita fokus pada pengembangan keterampilan teknologi, perawatan diri, dan pendidikan untuk menghadapi era digital,” kata Elviyanti.

Dalam program ini, para lansia dihargai sebagai aktor penting dalam memperkuat ketahanan sosial. “Mereka menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan masyarakat,” ujar kader Dinas tersebut.

Harapan Masyarakat

Seluruh masyarakat diwajibkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan lansia. “Kita harus mengingat bahwa setiap usia memiliki nilai, bahkan lansia,” kata seorang tokoh lokal. Dengan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, perayaan HLUN 30 di Medan menjadi batu loncatan untuk memperkuat keberlanjutan sosial dan kesejahteraan generasi penerus.

error: Content is protected !!