BeritaLokal, Jakarta – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menjadi penyelenggara ekspor komoditas strategis CPO, batu bara, dan ferro alloy secara tunggal, dengan penentuan harga dijamin transparan. Kebijakan ini ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis, yang diteken Presiden Prabowo Subianto pada 20 Mei 2026.
Dalam keterangan resmi, manajemen DSI menekankan bahwa penentuan harga komoditas sumber daya alam (SDA) strategis dilakukan secara wajar, berdasarkan metode yang adil, transparan, dan akuntabel. Tujuan utama adalah mencegah praktik under-invoicing, yaitu manipulasi nilai ekspor melalui pembelian atau penjualan tersembunyi. Metodologi ini mempertimbangkan faktor seperti kualitas komoditas, biaya logistik, dan struktur kontrak untuk menjamin harga yang sesuai dengan transaksi secara komersial.
Kewenangan penentuan harga diterapkan dalam PP 24/2026, di mana DSI sebagai fasilitator mengkoordinasikan proses ekspor. Komoditas SDA strategis hanya dapat diekspor melalui DSI, baik sebagai pemilik atau perantara tunggal. Selama masa transisi yang akan berlangsung selama tiga bulan hingga 31 Desember 2026, DSI tetap bertugas memantau dokumen ekspor. Pada Januari 2027, masa transisi selesai dan sistem ekspor komoditas SDA strategis akan berlaku secara utuh.
Selain itu, DSI diwajibkan menetapkan harga CPO, batu bara, dan ferro alloy dengan mempertimbangkan perbedaan kualitas, spesifikasi, serta biaya logistik. Penentuan harga ini diharapkan dapat menghindari ketidaksempurnaan transaksi ekspor yang berpotensi menimbulkan manipulasi nilai. Dengan demikian, kebijakan ini dianggap sebagai langkah penting untuk memastikan keandalan ekspor dan menjaga keadilan pasar global.
Sementara itu, peran DSI selama masa transisi menjadi kunci dalam mengoptimalkan proses ekspor. Pemerintah berharap kebijakan ini mampu menegakkan standar ekonomi yang terpercaya, memastikan bahwa nilai ekspor dari Indonesia tetap sejajar dengan ekspektasi pasar internasional.