Asmara Abigail Melenggang ke Europe on Screen 2026, Jadi Juri The Short Film Pitching Project

Asmara Abigail jadi juri The Short Film Pitching Project 2026, yang menerima 367 pendaftar atau melonjak 86 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

PerbesarAsmara Abigail jadi juri The Short Film Pitching Project 2026, yang menerima 367 pendaftar atau melonjak 86 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

, Jakarta – Aktris Asmara Abigail melenggang ke pembukaan Europe on Screen 2026 di CGV Cinemas, Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Europe on Screen tahun ini digelar dari 4 hingga 14 Juni 2026 di delapan kota yakni Jakarta, Bandung, Denpasar, Medan, Semarang, Sidoarjo, Surabaya, dan Yogyakarta. Pembukaan Europe on Screen 2026 dibuka dengan film Belgia, The Baronesses. Tak hanya menonton, Asmara Abigail rupanya menjadi juri The Short Film Pitching Project 2026. Film pendek punya tempat istimewa di ajang Europe on Screen.

Tiga film pendek Indonesia diputar perdana di Europe on Screen tahun ini. The Short Film Pitching Project 2026 menerima 367 pendaftar, melonjak 86 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Ini membuktikan percakapan dua arah sinema Indonesia dan Eropa menghangat. Asmara Abigail tak sabar menyimak picthing peserta. “Highlight aku tahun ini, aku bagian dari juri The Short Film Pitching forum. Jadi, sebenarnya aku menanti pitching peserta, sineas-sineas muda bakal memberi warna seperti apa untuk generasi baru filmmaker kita,” katanya.

Dalam wawancara eksklusif dengan Showbiz di Jakarta, pada Kamis (4/6/2026), Asmara Abigail mengaku tiap tahun menunggu Europe on Screen. Ia mendata film-film apa saja yang rilis di Berlinale Film Festival lalu tayang di Europe on Screen.

“Tahun ini, karena jadi juri, malah menunggu film-film karya anak bangsa,” Asmara Abigail menjelaskan. Baginya, kehadiran pergelaran budaya seperti Europe on Screen penting untuk memperkaya referensi para sineas, pencinta film, dan masyarakat.

Usia 18

PerbesarAsmara Abigail. (Foto: Wayan Diananto)

Sebelum berkenalan dengan Europe on Screen, Asmara Abigail aktif di sejumlah lembaga budaya seperti Istituto Italiano, Institut Français, dan Institut Cervantes (Spanyol). Setelahnya bintang film Yuni dan Perempuan Tanah Jahanam rajin menyambangi Europe on Screen.

“Kali pertama tahu Europe on Screen itu waktu les di sana dan mungkin aku umur 18 tahun. Buat aku, menonton film-film Eropa mengubah perspektif aku tentang dunia, kehidupan, budaya,” ujarnya lalu menyebut masyarakat Indonesia punya limitasi dalam mengakses film.



error: Content is protected !!