Top 3: Dolar AS Sentuh Rp 18.000

Berikut ini tiga artikel terpopuler atau top 3 di kanal bisnispada Jumat (5/6/2026).

PerbesarIni menjadi titik pelemahan terdalam sepanjang sejarah perdagangan rupiah. Pelemahan ini lebih dalam jika dibandingkan titik terendah saat Krisis Moneter 1998 (Rp16.650) dan masa pandemi Covid-19 (Rp16.575). Tampak dalam foto, seorang menghitung uang kertas Rupiah di salah satu kantor penukaran uang, Jakarta, Selasa 12 Mei 2026, di tengah depresiasi Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. (BAY ISMOYO/AFP)

, Jakarta – Nilai tukar rupiah terpantau masih melanjutkan tren pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Berdasarkan data Google Finance, mata uang Garuda bahkan telah menembus level psikologis baru dengan menyentuh kisaran Rp 18.001 hingga Rp 18.010 per dolar AS, atau mengalami pelemahan sekitar 0,76 persen.

Tekanan ini melanjutkan performa negatif dari hari sebelumnya, di mana rupiah ditutup merosot 127,5 poin atau 0,71 persen ke posisi Rp 17.966 per dolar AS.

Artikel mengenai pelemahan rupiah ini menjadi salah satu artikel yang masih banyak dibaca. Selain itu masih ada sejumlah artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnispada Jumat (5/6/2026):

1. Dolar AS Sentuh Rp 18.000 Hari Ini

Nilai tukar rupiah masih melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis pagi, (4/6/2026). Analis prediksi, dolar AS akan bergerak di kisaran Rp 17.960-18.030.

Berdasarkan data Google Finance, dolar Amerika Serikat terhadap rupiah sudah menyentuh level 18.000. Dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran 18.010. Saat ini, dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran 18.001. Dolar AS naik sekitar 0,76% terhadap rupiah.

Simak berita selengkapnya di sini

 

2. Grab Bantah Rumor Bakal Hengkang dari Indonesia

PerbesarGrab Hadirkan 30 Sepeda Motor Listrik di Bali. Dok: Grab Indonesia

Grab Indonesia membantah kabar yang menyebut perusahaan berencana meninggalkan pasar Indonesia. Perusahaan menegaskan tetap berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi digital nasional.

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan informasi mengenai rencana Grab keluar dari Indonesia tidak benar. Menurut dia, Indonesia merupakan salah satu ekosistem terpenting bagi Grab yang telah menjadi bagian dari perjalanan perusahaan selama lebih dari satu dekade.

Simak berita selengkapnya di sini

 

3. Purbaya Bantah Kabar Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan

PerbesarMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui awak media di Istana Negara. (Foto:/Lizsa Egeham).

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah kabar yang menyebut dirinya akan mengundurkan diri dari jabatan yang saat ini diemban. Isu tersebut sebelumnya beredar di kalangan wartawan dan memicu berbagai spekulasi. Menanggapi rumor tersebut, Purbaya menegaskan informasi mengenai pengunduran dirinya tidak benar.

“Ha ha ha enggak bener lah,” kata Purbaya melalui pesan singkat WhatsApp saat dikonfirmasi mengenai isu pengunduran dirinya sebagai Menteri Keuangan, Kamis (4/6/2026).

Simak berita selengkapnya di sini



error: Content is protected !!