BeritaLokal, Jakarta – Sule Tetap Jaga Komunikasi dengan Adzam Setelah Nathalie Holscher Resmi Menikah, menegaskan bahwa meski hubungan pernikahan antara mantan istri dan suami baru telah terjalin, komunikasi antara komedian ini dengan putranya berlanjut secara rutin. Pada tanggal 27 Juli 2026, di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Sule berbicara kepada media mengenai pelaksanaan pola komunikasi yang terstruktur, menjawab pertanyaan seputar siapa (Sule), apa (carike komunikasi) dan mengapa (membantu hubungan keluarga) dalam situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa saat ini ia memilih selalu meminta izin sebelum menghubungi atau bertemu “Adzam”, demi menjaga etika dan menghormati anggota keluarga baru Nathalie Holscher.
Kembali ke sok mengenai bagaimana dan kapan Sule menyesuaikan interaksi dengan putra tercinta, komedian berusia 49 tahun itu menginformasikan bahwa “Nathalie masih rutin mengabarkan kondisi Adzam” dan tidak ada batasan dalam bersikap, namun ia merasakan perlunya lebih berhati-hati. Di tengah kekhawatiran bahwa kehadirannya dapat menciptakan rasa sungkan atau salah paham, Sule menekankan pentingnya “meminta izin terlebih dahulu”, sehingga ia tidak menajamkan batasan yang sudah ada namun menjaga hubungan harmonis. Melalui kenyataan bahwa “sudah tidak pernah berkomunikasi langsung dengan Aripat” namun tetap dapat memperoleh update lewat ibu kandung, ia menunjukkan kepentingan menjaga kebersamaan tanpa mengganggu dinamika keluarga baru.
Strategi Komunikasi Adzam
Sule berusaha menjelaskan mekanisme tiap langkah yang ia ambil untuk memadukan hubungan keluarga lama dan baru. Ia memprioritaskan meminta izin melalui pertemuan yang disetujui oleh pihak tua. “Saya mungkin izin dulu, bagaimana kalau ada papanya, takutnya ada sesuatu hal gitu”, tutur Sule, menegaskan rasa tanggung jawabnya untuk tidak membuat konflik di tengah jam tertentu. Proses ini mencakup seleksi waktu dan konteks pengundangan, sehingga setiap interaksi dapat berlangsung tanpa menyinggung perasaan suami baru, yakni Arief Fadli alias Aripat. Cara ini juga menegaskan bahwa ia masih menutupi ketidakteraturan jadwal kuliah dan pekerjaan Adzam serta menjaga transparansi lewat upaya meminta persetujuan terlebih dahulu.
Meskipun terjadi penyesuaian, Sule menyatakan ketidakinginan untuk memicu konflik. Ia menulis, “Kalau saya mah nggak masalah. Ibaratnya ada pun, ya kita silaturahmi aja lah. Tidak ada yang dipermasalahkan”. Sikap ini menegaskan bahwa persepsi dirinya tetap mengenai menjaga hubungan baik bagi Adzam, sesungguhnya menjadi prioritas yang lebih tinggi daripada konflik. Dalam proses ini, identifikasi siapa yang harus dijadikan pertanggungjawaban merupakan peran penting sehingga nilai sosial tidak terganggu oleh perubahan pernikahan atau perubahan status keluarga.
Mengelola Hubungan Tanpa Konflik
Sebagai tambahan, Sule mengevaluasi bagaimana dia memberi notifikasi kepada pihak lain tentang kondisi Adzam. Ia mengalami pengalaman terpilih berkomunikasi melalui video call, dimulai kapan saja, bahkan ketika Adzam mengalami kelelahan di rumah sakit. Donusnya disebutkan: “Tadi mamanya video call, kalau pas di rumah sakit ya video call ngasih tau”, menuturkan Sule. Dari situ, krisis informasi tidak menghambat kesejahteraan Adzam yang tetap terdesak oleh pembuatan keputusan medis dan emosional. Sebelum pembicaraan itu, ia juga merorong ke kondisi yang dipertahankan untuk menjaga integritas niatnya bahwa “semua informasi mengenai Adzam tetap disampaikan melalui Nathalie”, karena hal itu menjadi tanggung jawab ibu.
Malamnya, rangkaian video calls tersebut berlanjut ke perilaku positif dan memberi kesepakatan. “Berarti kan tidak ada batasan. Akan tetapi, mungkin untuk saat ini berbeda dengan sebelumnya”, penevaluasi agar banyak anak individunya dapat menerima komunikasi jika dibutuhkan. Dengan memberi jaminan bahwa Ryan, yang sejatinya legar (maaf, maksudnya..), tidak disalahgunakan proses. Metode komunikasi ini memperkuat pergesaan dan memberi “kapasitas” ibu untuk menanggung peran lobi kebutuhan Adzam.
Terakhir, Sule membawa kabar baik dan menegaskan kerja sama dengan Nathalie tetap berjalan lancar, sehingga “komunikasi tetap lancar” melalui pemberian update secara rutin. Kedua pihak tatap muka menggunakan channel video yang efektif, menyebabkan perasaan bersuap yang lebih kondusif bagi kebanggaan hubungan keluarga. Bagi Sule, sekadar menjaga untuk “adapun kabar baik” memberi memberikan mental dan stabilitas bagi putra, kini Adzam sudah dikelola secara aslinya. Dengan tiada keberadaan “suka lebih menekan” sebagai bentuk penyaring, keluarga baru sekaligus keluarga lama dapat berkembang dalam ketulusan.
Artikel Terkait
Ayah Alice Norin Jatuh Selama Olahraga, Penyumbatan Jantung Terdeteksi
28 Juli 2026
Sule Terbuka Teddy Jadi Ahli Waris Lina Jubaedah
27 Juli 2026
Rossa Ungkap Kenapa Perkenalkan Raina, Anak Keduanya ke Publik
27 Juli 2026
Juru Bicara IKN Troy Pantouw Meninggal
26 Juli 2026
Zaskia Adya Mecca Bagi 5 Anak via Motor ke Sekolah
25 Juli 2026
Selvi Kitty Kenalkan Suami Baru ke Anak, Menolak Panggil Papa
25 Juli 2026
Nikah Nathalie Holscher Lengkap Anggun di Kuningan
25 Juli 2026
Sinetron SCTV Seindah Remaja & Biarkan Hati Bicara 29 Juli
25 Juli 2026
Memuat komentar...