BeritaLokal, Malang – Arlida Putri, artis yang kini dikenal sebagai penyanyi kontemporer, membagikan cerita perjalanan kolaborasi terkini dengan band punk Rebellion Rose dalam lagu “Aku, Kamu dan Samudra Membara.” Proyek ini tidak hanya menunjukkan perubahan selera musiknya, tetapi juga mengundang diskusi tentang keberadaan seni yang bersifat kontras di antara genre.
Selain itu, Arlida Putri menyebutkan bahwa kolaborasi ini dimulai dengan kesempatan untuk tampil bersama dalam acara tertentu. “Saya awalnya tidak mengenal Rebellion Rose, hanya familiar dengan beberapa lagu mereka,” ujarnya saat diwawancarai oleh Tim KapanLagi di Kota Malang. Ia memastikan bahwa proses kolaborasi ini berlangsung secara aman dan nyaman, bahkan menunjukkan kepuasan terhadap sambutan hangat dari anggota band tersebut.
Kolaborasi Arlida Putri dengan Rebellion Rose menciptakan perubahan dalam selera musiknya. Ia kini lebih sering mendengarkan lagu punk yang disukai teman sejawatnya, seperti yang diungkapkan oleh sang penyanyi. “Saya sekarang lebih sering dengerin lagu-lagu punk juga. Kebetulan sebelah saya (menunjuk teman yang berada di sebelahnya) juga anak punk ini. Jadinya seringnya denger lagu punk-punk itu,” kata Arlida.
Namun, perubahan ini tidak selalu diakui positif. Beberapa pihak mengkritik kehadiran Arlida Putri dalam genre punk, terutama karena keterlibatan di luar kategori yang biasanya dikenalnya. “Mungkin anak-anak punk yang agak kaget dengan ada Arlida di punk itu kan kayak aneh kan. Jadi banyak juga yang banyak kritik juga di situ. ‘Kok jadi gini sih? Kok jadi gini?’ Karena sebenarnya agak down juga. ‘Emang nggak boleh ya? Emang nggak cocok ya aku ke sana?'” tuturnya.
Arlida Putri tetap berpegang pada prinsipnya untuk berkarya sesuai dengan kenyamanan dan keinginannya. “Saya ingin membangun kolaborasi yang sehat, tanpa mengganggu kehidupan pribadi atau profesional saya,” jelasnya. Proses ini menunjukkan bahwa seni bisa menjadi penghubung antara genre yang berbeda, meski dengan perjuangan dan kritik tertentu.
Kolaborasi Arlida Putri dengan Rebellion Rose mengajarkan bahwa perubahan selera musik tidak selalu datang dari kejutan, tapi dari kesempatan dan komunikasi yang baik. Dengan demikian, perjalanan ini menjadi bagian dari kisah seni yang terus berkembang di balik layar.
Artikel Terkait
Momo & Enau Kembali Duet dengan Rilis Lagu 28 Juli 2026
8 Juli 2026
Danantara Belajar dari Tony Blair untuk Transformasi BUMN
7 Juli 2026Telkom & NUS Berkolaborasi untuk Meningkatkan Keterampilan Digital di Indonesia
7 Juli 2026
Sabang: Kemitraan Strategis Indonesia-India
7 Juli 2026
YOTNC16: Muda Sukses di Jakarta, Keterampilan Digital & Kolaborasi Lintas Sektor
6 Juli 2026
Aldi Taher Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Baskara ‘Hindia’, Buka Peluang Duet di Masa Depan
6 Juli 2026
Peggy Gou & Ayra Starr: Lagu Musim Panas yang Bersemangat
5 Juli 2026
Disney Indonesia & Moana Live Action Collaborate for New Film
4 Juli 2026
Memuat komentar...