BeritaLokal, Jakarta – Vivo resmi meluncurkan smartphone terbaru di pasar Indonesia, Vivo Y500, yang menempuh perjalanan sejarah dengan baterai 8.100mAh menjadi yang terbesar dalam sejarah smartphone Vivo. Perusahaan asal China ini mengklaim kinerja daya baterai ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang aktif, baik dalam bekerja, menonton konten digital, atau bermain game.
Selain itu, Vivo Y500 menawarkan layar AMOLED 1,5K borderless dengan bezel ultra tipis 1,35mm, dirancang untuk memberikan pengalaman tampilan yang sangat konsisten. Fitur SGS Low Blue Light dan SGS Five Star Sunlight-Readable Display Certification diungkapkan untuk menjaga kenyamanan mata pengguna, sementara Anti-Fatigue Brightness Adjustment otomatis menyesuaikan kecerahan layar berdasarkan kondisi lingkungan. Ponsel ini tersedia dalam dua versi utama: 6GB+128GB dan 6GB+256GB, dengan harga Rp 5.499.000 dan Rp 6.299.000.
Fitur teknologi tambahan seperti Battery Life Extender memungkinkan pengguna menonton panggilan hingga 36 menit meskipun baterai berada di 1 persen, atau 4 menit saat daya 0 persen. Sementara itu, sistem Overnight Charging Protection mengatur proses pengisian di luar jam kerja, memastikan perangkat tetap stabil dalam kondisi pengisian semalaman.
Di sektor kamera, Vivo Y500 membawa kamera depan 32MP dan belakang 50MP Sony, dilengkapi fitur AI seperti AI Erase 2.0 dan AI Ultra HD 2.0. Sistem pendingin 3K Vapor Chamber Cooling System dijelaskan untuk mengoptimalkan suhu perangkat saat streaming video atau bermain game. Ponsel ini menjalankan OriginOS 6, dengan fitur seperti Drag & Go, Snap Up Engine, dan Private Space.
Sementara itu, bocoran Vivo X500 Pro menunjukkan langkah strategis Vivo untuk memperkuat kualitas gambar melalui sensor besar dan teknologi pemrosesan cahaya yang lebih matang. Kamera utama 50MP 1/1.28 inci dengan dukungan LOFIC diharapkan meningkatkan kualitas foto highlight dan dynamic range. Sistem pendingin 64MP telefoto periskop 3x juga diperkirakan menambah pengalaman fotografi.
Ponsel baru Vivo X500 Pro, yang disebut akan menggunakan sensor Sony IMX06H, diharapkan meneruskan tradisi keunggulan Vivo dalam kamera dan chipset MediaTek Dimensity 9600 (2nm). Perusahaan juga berencana merilis empat versi pada Oktober 2026, termasuk X500 Pro, X500 Pro Max, dan X500e, yang mungkin menghadirkan fitur perekaman video 200MP untuk model terbaru.
Dengan kinerja baterai yang menonjol dan perancangan teknologi canggih, Vivo Y500 diharapkan menjadi pilihan utama bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan dan kualitas tampilan yang optimal.
Artikel Terkait
HP Murah Bakal Punah di Tahun 2027 karena Stok RAM Menipis
6 Juli 2026
Oppo Reno16 Series Rilis di Indonesia, Harga Mulai Rp 7,999 Juta
3 Juli 2026
Galaxy Z Fold8 Wide & Nano Banana 2 Lite: Teknologi Terbaru Samsung & Google
2 Juli 2026
Samsung Menjaga Stabilitas Harga dengan Strategi Canggih di Industri Smartphone
2 Juli 2026
Upgrade Galaxy S25 ke S26: Kualitas AI, Kamera, Baterai Diperbaiki
30 Juni 2026
LPDDR5X Prices Rise, iPhone Costs Surge
24 Juni 2026
Oppo Reno16 Hadir di Indonesia, Kamera Selfie 50MP dan AI Kolase Mix Jadi Pembeda
18 Juni 2026
Huawei Kembangkan HP Lipat Tiga Baru dengan Konsep Beda, Seperti Apa?
17 Juni 2026
Memuat komentar...